Nasib Tiang Listrik: Ditempel Iklan Sedot WC hingga Dipukuli Tiap Malam

detik.com
22 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Tiang listrik di sejumlah wilayah permukiman Jakarta tidak hanya berfungsi sebagai penyangga jaringan kabel. Tiang-tiang tersebut juga 'menanggung beban' lain, mulai dari ditempeli stiker iklan sedot WC hingga dipukul hansip setiap malam sebagai penanda ronda.

Di kawasan permukiman penduduk, detikcom sempat berkeliling di salah satu wilayah RW 015, Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Tiang listrik di sudut-sudut permukiman itu berdiri dengan wajah yang nyaris sama.

Permukaannya penuh tempelan stiker iklan jasa sedot WC, tukang bangunan, hingga pinjaman uang. Sebagian stiker sudah mengelupas, warnanya pudar, dan menyisakan bekas lem yang lengket serta menghitam.

Baca juga: Suara Pukulan Tiang Listrik Tengah Malam Jadi Penanda Wilayah Aman

Tiang Listrik di Jakarta Foto: Tiang Listrik di Jakarta (Belia/detikcom)

Hampir tidak ada tiang listrik yang benar-benar bersih. Di satu tiang, stiker sedot WC ditempel berlapis-lapis, menutupi stiker lama yang belum sempat dilepas. Nomor telepon dicetak besar, seolah berlomba mencuri perhatian siapa pun yang melintas.

Namun, fungsi tiang listrik di kawasan ini tak berhenti sebagai papan iklan liar. Saat jarum jam menunjukkan pukul 01.00 WIB, bunyi duk..duk.. mulai terdengar. Seorang hansip memukul tiang listrik dengan benda keras, menandai awal patroli malam.

Bunyi itu akan terdengar lagi sekitar pukul 02.00 WIB. Menjelang Subuh, sekitar pukul 04.00 WIB, pukulan kembali terdengar, kali ini empat kali pukulan. Polanya konsisten, dan sudah berlangsung puluhan tahun.

"Pukulan itu tanda ke warga kalau hansip masih keliling," kata Ketua RT 011 Wagino (60), saat ditemui di Kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (10/1/2026).

Baca juga: Pipis Sembarangan, Pria Pekalongan Tewas Kesetrum Tiang Lampu Jalan

Menurut Wagino, sejak ia tinggal di kawasan tersebut pada 1993, tradisi memukul tiang listrik sudah menjadi bagian dari rutinitas malam. Tiang listrik pun menjadi alat komunikasi sederhana antara petugas ronda dan warga.

Meski demikian, bunyi pukulan tiang listrik di tengah malam justru memberi rasa aman bagi warga. Nur mengaku, jika malam terasa terlalu sunyi tanpa suara patroli, justru muncul rasa was-was.

"Kalau dengar bunyi itu, rasanya tenang. Berarti masih ada yang jaga," katanya.

Di tengah kota yang semakin dipenuhi sistem keamanan modern, tiang listrik tetap setia menjalani perannya. Ditempeli stiker siang hari, dipukuli tiap malam, ia menjadi saksi bisu dinamika yang terjadi di Ibu kota.

Baca juga: Penasaran Nggak Kenapa Tiang Listrik Sering Dipukul Lepas Tengah Malam?




(bel/zap)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Muannas Soroti Dugaan Pelecehan Agama oleh Pandji Pragiwaksono
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
BRI Super League: PSIM Menang Telak di Markas Madura United, Van Gastel Sebut Kartu Merah Jadi Pembeda
• 15 jam lalubola.com
thumb
Rakernas PDIP: Megawati Soroti Bencana Sumatera, Krisis Ekologis Disebut Alarm bagi Generasi Muda
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Bukan Cuma Terlalu Percaya Diri Jelang Final Piala Super Spanyol, Presiden Barcelona Juga Sindir Madrid dan Presidennya
• 43 menit laluharianfajar
thumb
Berbagi Kasih di Natal, Anak Panti Asuhan di Kupang Rasakan Sukacita
• 18 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.