Aulia Sarah dan Cindy Nirmala Bagikan Momen saat Syuting ‘Sengkolo: Petaka Satu Suro’

insertlive.com
21 jam lalu
Cover Berita

Layar kaca Indonesia kembali menghadirkan suasana mencekam lewat film horor terbaru bertajuk Sengkolo: Petaka Satu Suro. Film produksi MVP Pictures ini dijadwalkan tayang secara serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 22 Januari 2026 mendatang.

Selaras dengan judul yang diusung, film yang disutradarai Deni Saputra ini mengangkat legenda budaya Jawa, yaitu Sengkolo. Kisahnya berpusat pada Rahayu, seorang bidan yang disegani banyak warga. Menjelang malam satu suro, kehidupannya yang berjalan harmonis perlahan berubah menjadi sebuah petaka.

Kisah mengerikan tersebut turut diperkuat oleh aspek visual yang digarap secara totalitas, mulai dari penataan setting hingga detail properti yang digunakan. Para pemain mengaku merasa terbantu dalam proses pendalaman karakter berkat set yang diciptakan.

"Dari set aja itu udah cukup membantu. Atmosfernya juga sih, karena kita banyak scene malam dan di outdoor. Kita syuting di rumah salah satu warga lokal sana. Itu juga atmosfernya mantap deh. Kaya real aja gitu. Setnya emang diperindah secara visual aja. Nggak terlalu banyak usaha untuk menjaga kehororan karena set dan propertinya udah mengerikan. Jadi mempertambah horornya," ungkap Aulia Sarah saat diwawancarai Insertlive pada Rabu (07/01).

"Kostum atau wardrobe itu membantu banget buat kita akting. Jadi, waktu aku jadi Ratih pas ABG, itu kan ekspresif banget. Sedangkan pas beranjak dewasa keliatan suram banget. Ini tuh kaya membantu, dari kostum, makeup, semuanya membantu untuk switch character," tambah Cindy Nirmala.

Nuansa horor yang kental tersebut juga tak lepas dari performa akting profesional para pemain. Sejumlah adegan kompleks yang cukup menguras waktu dan tenaga menjadi tantangan tersendiri bagi mereka. Meski sempat kesulitan, para pemain tetap menikmati seluruh tahapan syuting dengan penuh penghayatan.

"Kalo dari script itu, kalo kita baca page-nya kaya ga banyak gitu. Keterangannya, deskripsinya tuh kaya kita nggak dialog yang banyak banget. Taunya eksekusinya malah lama. Itu bener-bener kaya "kok bisa gini ya?" Istilahnya kita kaya ngegampangin kali ya. Ternyata justru itu dibuatnya malah sedetail mungkin sama Aa Deni sutradara kita," ujar Aulia saat membagikan momen syutingnya.

Tak hanya menghadirkan scene penuh detail, beberapa adegan teknis juga harus di-take berkali-kali. Walaupun melelahkan hingga membuat kondisi fisik sempat menurun, adegan tersebut dapat rampung dengan apik berkat kerja keras para pemain.

"Ada satu adegan, bisa dibilang satu scene, tapi panjang. Scene kejar-kejaran di rumah sendiri. Namanya kejar-kejaran, itu di-shoot-nya banyak banget. Itu satu hari full untuk scene itu," tutur Cindy.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Penerima KJP Kini Bisa Pantau Bansos Lewat SILADU, Simak Caranya!
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Link Live Streaming Final Malaysia Open 2026: Main Siang Ini, Menanti Herry IP Cetak Sejarah di Negeri Jiran
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Inara Rusli Mual Dengar Kelakuan Insanul Fahmi Bilang I Love You ke Mawa, Ini Alasannya
• 17 jam lalugrid.id
thumb
Hasil Malaysia Open 2026: Jonatan Christie Terhenti di Semifinal, Ditaklukkan Kunlavut Vitidsarn
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
IHSG Pekan Depan Berpeluang Melaju ke 9.000, Simak Analisa 4 Saham Berikut
• 9 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.