Pria Bawa Cairan Pembersih Masuk Kamar Kos Sebelum Terapis Ditemukan Tewas di Bekasi

kompas.com
20 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com – Seorang pria diduga membawa cairan pembersih masuk kamar kos di Jalan Letnan Arsyad Raya, Kota Bekasi sebelum perempuan berinisial SM (23) ditemukan tewas.

Dalam video rekaman CCTV diunggah akun Instagram @gobekasi.official, pria tersebut mengenakan baju hitam dan celana pendek terlihat berjalan di area kos.

Pria itu sempat memperhatikan sekitar area kos sebelum membuka pintu kamar kos atau tempat korban ditemukan tewas, Rabu (7/1/2026) malam.

Baca juga: Polisi Ungkap Korban Wanita Tewas di Kos Bekasi Bekerja sebagai Terapis Spa

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu membenarkan rekaman CCTV tersebut.

Namun ia belum menjelaskan identitas pria tersebut dan termasuk hubungan dengan korban.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=wanita ditemukan tewas, rekaman cctv, Kematian terapis spa, terapis spa tewas&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMC8xODU3NDM1MS9wcmlhLWJhd2EtY2FpcmFuLXBlbWJlcnNpaC1tYXN1ay1rYW1hci1rb3Mtc2ViZWx1bS10ZXJhcGlzLWRpdGVtdWthbg==&q=Pria Bawa Cairan Pembersih Masuk Kamar Kos Sebelum Terapis Ditemukan Tewas di Bekasi§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

"Iya (benar seorang pria masuk ke dalam kos)," ujar Braiel saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (10/1/2026).

Namun, Braiel menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum menyimpulkan keterkaitan langsung antara pria tersebut dengan kematian korban.

"Masih kami dalami, ada perkembangan signifikan saya infokan," kata Braiel.

Kronologi Korban Ditemukan Tewas

Diberitakan sebelumnya, SM (23) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya, Jalan Letnan Arsyad Raya, Kelurahan Kayuringin Jaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Rabu (7/1/2026) malam.

Korban ditemukan dalam posisi telentang di atas ranjang setelah pihak keluarga dan pengelola kos membuka pintu kamar menggunakan kunci cadangan.

Berdasarkan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

"Korban seorang wanita SM (23). Dari hasil pengecekan TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan terhadap korban," ujar Braiel saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (8/1/2026).

Baca juga: Perempuan Ditemukan Tewas di Kamar Kos Bekasi

Jenazah SM kemudian dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani otopsi guna memastikan penyebab kematian.

Polisi juga mengungkap bahwa korban merupakan perempuan asal Cianjur yang bekerja sebagai terapis spa.

Sebelum ditemukan meninggal, korban sempat tidak dapat dihubungi oleh orangtuanya sejak siang hari, sehingga keluarga meminta kerabat untuk mengecek kondisi korban di kos.

Dalam olah TKP, penyidik menemukan muntahan berwarna hijau di bawah kasur korban serta botol cairan pembersih lantai.

Temuan tersebut kini diamankan untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium sebagai bagian dari proses penyelidikan.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

"Karena harus ada uji lab, cairannya masih kami dalami. Sudah kami amankan dan kami teliti," ujar Braiel.

Hingga kini, Polres Metro Bekasi Kota masih menunggu hasil otopsi untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Megawati: Kerusakan Lingkungan Dilembagakan oleh Kebijakan Negara
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Keheningan sebagai Bentuk Perlawanan di Zaman Kebisingan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Sering Gangguan, Teknisi First Media Tak Kunjung Datang
• 7 jam laludetik.com
thumb
Megawati Minta Kader PDIP Gotong Royong Pulihkan Sumatra Pascabencana
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
BRI Super League: Persebaya Kenalkan Gustavo Fernandes, Stok Pemain Asing Kini Melimpah
• 18 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.