Gus Salam: NU Butuh Majelis Permusyawaratan Syuriah

jpnn.com
18 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Pengasuh Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif Denanyar Jombang, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam menilai sudah saatnya Nahdlatul Ulama (NU) memiliki Majelis Permusywaratan Syuriah.

"Saat ini NU butuh kelembagaan kolektif supaya menjadi lembaga yang tangguh dari berbagai intervensi yang memungkinkan NU ditarik dalam pusaran kepentingan tertentu. Butuh semacam Majelis Permusyawaratan Syuriah," ujarnya, Sabtu (10/1).

BACA JUGA: Begini Kata Kiai Maruf Amin soal Muktamar NU Bersama

Menurut Gus Salam, Majelis Permusyawaratan Syuriah bisa terdiri dari sejumlah ulama yang memimpin NU dalam satu periode secara kolektif, dan kepemimpinannya ditunjuk bergiliran setiap tahun hingga selesai dalam satu periode lima tahun.

"Majelis Syuriah dapat merumuskan kepemimpinan tanfidziyah dalam satu periode yang diputuskan dalam Muktamar NU," katanya.

BACA JUGA: Wasekjen PBNU Nilai Gus Yahya Ulur Waktu, Islah Tak Ditindaklanjuti

Gus Salam menganggap ada beberapa keutamaan dengan format Majelis Permusyawaratan Syuriah, seperti institusi yang independen, mempunyai struktur yang mengembalikan fungsi syuriah sebagai supremasi institusi yang lebih independen, yang bisa memilah antara sikap individu dan sikap kelembagaan.

Kelembagaan NU pun terkontrol karena Majelis Permusywaratan Syuriah akan lebih objektif dalam kontrol kelembagaan NU yang dijalankan oleh tanfidziyah.

BACA JUGA: Rasyid Mayang: Gus Salam Cocok Memimpin PBNU

"Tidak ada lagi persoalan individu, tidak ada lagi persoalan suka dan tidak suka kepada pribadi, tidak ada lagi individu yang dominan, tidak ada pihak pihak yang mengataskan pribadi tertentu untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu," ujar Gus Salam.

Menurutnya, dengan Majelis Permusyawaratan Syuriah pun ada konsistensi keberlanjutan.

Lalu, dengan Majelis Permusyawaratan Syuriah, ada penjaga otorita institusi.

Majelis Permusyawaratan Syuriah pun bisa menjadi penjaga martabat keilmuan. "Semoga ini bisa menjadi arah baru bagi NU," kata Gus Salam. (*/jpnn)


Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
• 44 menit lalusuara.com
thumb
Gagal ke Final Malaysia Open 2026, Jonatan Christie Akui Keunggulan Kunlavut Vitidsarn
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Fajar/Fikri Tersingkir di Semifinal Malaysia Open 2026, Indonesia Pulang Tanpa Gelar
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Harga Emas Hari Ini 11 Januari 2026, Naik atau Turun?
• 4 jam lalukatadata.co.id
thumb
Pilkada Lewat DPRD, PDIP Sampaikan Sikap Politik saat Penutupan Rakernas
• 16 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.