Pantau - Langkah pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, terhenti di babak semifinal BWF World Tour Super 1000 Malaysia Open 2026 setelah kalah dari wakil tuan rumah, Aaron Chia/Soh Wooi Yik.
Pasangan unggulan keenam tersebut menyerah dalam dua gim ketat dengan skor 21-23 dan 18-21 di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada Sabtu.
Kekalahan ini sekaligus memastikan Indonesia pulang tanpa satu pun gelar dari turnamen pembuka musim tersebut.
Duel Sengit Berujung KekalahanFajar/Fikri sejatinya sempat memberikan perlawanan sengit dan bahkan unggul di beberapa momen penting dalam kedua gim.
Namun, dukungan penuh dari publik tuan rumah membuat Aaron/Soh tampil percaya diri dan mampu membalikkan keadaan di poin-poin krusial.
"Mereka tampil luar biasa di depan pendukung yang sangat luar biasa di Axiata Arena. Dari gim pertama dan kedua kami sempat unggul, tapi mereka bisa membalikkan keadaan. Mereka sangat percaya diri bermain di sini," ungkap Fajar.
Fajar juga menyoroti adanya beberapa momen keberuntungan yang dimiliki pasangan lawan.
"Ada beberapa lucky ball untuk mereka yang jadi faktor pembeda, tapi di luar itu semua kami memang harus meningkatkan kemampuan kami," ia mengungkapkan.
Evaluasi dan Harapan Jelang Indonesia MastersMuhammad Shohibul Fikri menambahkan bahwa masih ada banyak aspek yang perlu dibenahi dalam permainan mereka.
"Masih banyak yang harus diperbaiki, terutama dari segi power dan fokus. Tadi juga kami masih melakukan beberapa kesalahan, itu jadi PR penting untuk kami berdua," kata Fikri.
Kekalahan Fajar/Fikri menyusul hasil negatif yang sebelumnya diderita tunggal putra Jonatan Christie, yang kalah dari wakil Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dengan skor 16-21 dan 16-21.
Meskipun gagal melaju ke final, Fajar tetap membawa semangat positif dan berharap atmosfer dukungan yang mereka rasakan di Malaysia bisa terulang saat Indonesia menjadi tuan rumah Indonesia Masters 2026.
"Atmosfer di sini luar biasa sejak hari pertama sampai hari ini untuk mendukung wakil Malaysia. Kami berharap dua minggu ke depan di Istora, dukungan penuh juga bisa diberikan untuk wakil Indonesia," ujarnya.



