ICRC Tetap Perluas Operasi di Gaza dan Sudan Meski Dana Dipangkas

pantau.com
1 hari lalu
Cover Berita

Pantau - Komite Palang Merah Internasional (ICRC) tetap berkomitmen memperluas operasi kemanusiaannya di Jalur Gaza dan Sudan meskipun tengah menghadapi pemotongan pendanaan di berbagai lini organisasi.

Direktur Operasi ICRC, Yasmine Praz Dessimoz, menyampaikan hal tersebut dalam wawancara dengan kantor berita RIA Novosti.

Pemotongan Dana Tidak Hentikan Operasi Kemanusiaan

Praz Dessimoz menjelaskan bahwa pemotongan pendanaan berdampak pada seluruh tingkat organisasi, namun ICRC berupaya agar layanan utama tetap berjalan.

"Pemotongan dilakukan dengan sangat hati-hati agar operasi utama di wilayah konflik bersenjata yang paling parah tetap berjalan," ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa di wilayah-wilayah tertentu seperti Sudan, Israel, dan wilayah pendudukan, ICRC justru meningkatkan sumber daya guna menjawab kebutuhan kemanusiaan yang semakin mendesak.

Sementara itu, di wilayah lain, ICRC akan menggabungkan struktur yang sudah ada untuk meningkatkan efisiensi operasional di lapangan.

Seruan Diplomasi dan Lanjutan Misi Kemanusiaan

Praz Dessimoz menegaskan bahwa upaya advokasi untuk menghormati hukum perang akan tetap dilanjutkan oleh ICRC.

Ia juga menyerukan pentingnya perundingan diplomatik demi mengurangi penderitaan manusia serta menurunkan ketergantungan terhadap bantuan kemanusiaan.

“Perlu ada upaya serius dalam diplomasi untuk menurunkan kebutuhan akan bantuan kemanusiaan,” ia mengungkapkan.

Konflik di Gaza sempat mereda setelah perjanjian gencatan senjata diberlakukan pada 10 Oktober antara Israel dan kelompok Palestina Hamas.

Tiga hari setelahnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menandatangani deklarasi bersama yang mendukung gencatan senjata di Gaza.

ICRC telah beroperasi di Sudan sejak 1978 dan terus memberikan bantuan kepada warga terdampak konflik di berbagai wilayah.

Di Jalur Gaza, organisasi ini telah hadir sejak tahun 1967, berperan aktif dalam mendistribusikan bantuan dan memastikan perlindungan terhadap warga sipil.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dasco telepon Prabowo hubungkan ke Purbaya saat rapat bencana di Aceh
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Demo Baru Pecah di Teheran: Tembakkan Kembang Api-Serukan Slogan Dukung Pahlavi
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Persebaya Belum Selesai Datangkan Pemain Baru, Kini Incar Penyerang Persib yang Pergi dengan Status Pinjaman
• 3 jam lalufajar.co.id
thumb
Sintya Marisca Unggah Momen Dilamar, Artis dan Netizen Ikut Haru
• 3 jam lalueranasional.com
thumb
Indonesia dan Turki Targetkan Nilai Perdagangan Bilateral Capai Rp160 Triliun
• 6 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.