Diklat PPIH 2026, Irjen Kemenag: Haji 90 Persen Ibadah Fisik, Petugas Harus Lebih Kuat dan Berintegritas

disway.id
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID— Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026.

Kegiatan tersebut digelar selama sebulan, mulai 10 Januari 2026 dengan ala 'pendidikan militer' di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta.

Inspektur Jenderal Kementerian Agama Mayjen TNI (Purn) Dendi Suryadi menegaskan pentingnya penyelenggaraan Diklat PPIH 2026 sebagai upaya menghadirkan layanan haji yang lebih profesional dan berintegritas.

BACA JUGA:Kemenhaj Ingatkan PK Haji Khusus Bagian Mekanisme Resmi, Nilai Manfaat Hak Jemaah

Menurut Dendi, Diklat PPIH bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan ikhtiar membentuk petugas haji yang siap secara fisik, mental, kompetensi, serta memiliki semangat kebersamaan yang kuat.

“Mohon dimaklumi, ini bagian dari ikhtiar kami untuk menghadirkan petugas haji yang lebih profesional dan berintegritas. Ada empat sasaran utama yang ingin kami capai,” ujar Dendi seusai menghadiri gladi Diklat PPIH Arab Saudi 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Sabtu (10/1/2026) malam.

Ia menjelaskan, sasaran pertama adalah ketahanan fisik. Menurutnya, ibadah haji merupakan ibadah yang sangat menuntut kekuatan jasmani.

“Ibadah haji itu 90 persen ibadah fisik. Maka petugasnya harus lebih kuat, bahkan lebih bugar dibandingkan sebelumnya,” kata dia.

Sasaran kedua adalah pembentukan mental yang tangguh. Dendi menekankan bahwa petugas haji harus memiliki mental melayani, bukan mental dilayani.

“Petugas harus siap menjadi pelayan jemaah. Mentalnya harus kuat, sabar, dan siap menghadapi berbagai situasi di lapangan,” ujarnya.

BACA JUGA:Menhaj RI Tegaskan Haji 2026 Tepat Waktu, Layanan Berkualitas dan Perlindungan Jemaah Diperkuat

Ketiga, peningkatan pengetahuan dan keterampilan sesuai tugas dan fungsi (tusi) masing-masing petugas.

Keempat, membangun bonding dan persatuan antarpersonel agar terbentuk kerja tim yang solid selama operasional haji.

“Kita kuat kalau bersatu, kita rapuh kalau bercerai-berai. Itu yang ingin kita bangun,” kata Dendi.

Dendi menyebut, Menteri Agama dan Wakil Menteri Agama juga menekankan pentingnya mengadopsi nilai-nilai positif dari TNI dan Polri dalam pembinaan petugas haji, seperti disiplin, keberanian, semangat pengabdian, rela berkorban, dan kekompakan.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dilanda Banjir Susulan, Aceh Utara Tetapkan Kembali Tanggap Darurat Bencana
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jalan Haji Nawi Jaksel Mulai Diberlakukan Satu Arah Sampai Juli 2026
• 16 jam laludetik.com
thumb
Atalia Praratya Tak Dapat Hak Asuh Arkana, Mantan Istri Ridwan Kamil Unggah Foto Sang Putra yang Tertidur di Pelukannya
• 17 jam lalugrid.id
thumb
Penonton Wajib Simak 5 Hal Ini Sebelum Nonton Film The Housemaid
• 12 jam lalumediaindonesia.com
thumb
[FULL] BPBD Lima Puluh Kota Sumbar soal Hasil Investigasi Penyebab Munculnya Sinkhole | SAPA PAGI
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.