Indonesia Buka Peluang Pekerja Migran di Suriname dan Guyana

republika.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Pemerintah Indonesia tengah melihat peluang untuk memperluas penempatan pekerja migran Indonesia di Suriname dan Guyana. Langkah ini difokuskan pada sektor perkayuan, kehutanan, manufaktur, pertambangan, serta minyak dan gas bumi, sebagaimana diungkapkan oleh Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Christina Aryani dalam pertemuan daring dengan Duta Besar RI untuk Republik Suriname merangkap Republik Kooperatif Guyana dan Caribbean Community (Caricom), Agus Priono, pada Jumat.

Peluang ini menjadi fokus pembahasan pemerintah untuk mendapatkan informasi terkait kebijakan ketenagakerjaan, migrasi, dan kuota yang mungkin tersedia. Christina menjelaskan bahwa penempatan pekerja migran Indonesia ke kedua negara tersebut selama ini masih didominasi oleh skema perseorangan mandiri dengan jumlah yang relatif terbatas.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

"Sektor pekerjaannya seperti operator mesin dan mekanik di sektor perkayuan. Jumlahnya pun masih relatif sedikit," kata Christina. Dia menegaskan komitmen pemerintah untuk menindaklanjuti peluang tersebut dengan langkah-langkah konkret agar kerja sama dapat segera direalisasikan.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Sementara itu, Duta Besar Agus Priono menyampaikan bahwa Suriname dan Guyana saat ini membuka peluang besar bagi pekerja migran Indonesia, terutama di sektor minyak dan gas bumi yang tengah berkembang pesat. "Sektor lain, seperti kesehatan, tenaga ahli teknis, konstruksi, pertambangan, dan lainnya, baik di Suriname maupun Guyana juga memerlukan pekerja migran Indonesia," ujarnya.

Dubes juga berharap terjalin kerja sama antarpemerintah guna memastikan penempatan pekerja migran Indonesia yang aman, terukur, dan berkualitas di kedua negara tersebut.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Normalisasi Pasca Banjir, Perumda AM Padang Lakukan Perbaikan Jaringan Pipa Distribusi
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Peringati Hari Lingkungan Hidup, Ahmadiyah Indonesia Tanam 10.500 Pohon di Bogor
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
IHSG Pekan Depan Berpeluang Melaju ke 9.000, Simak Analisa 4 Saham Berikut
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Plan Indonesia Fokus Bantu Perempuan dan Anak Korban Bencana Banjir Sumatera
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Libur Nataru Dongkrak Ekonomi Kreatif Rp 24,46 T, Kuliner Jadi Penopang Utama
• 1 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.