Bayi berusia tujuh hari meninggal akibat cuaca ekstrem di Jalur Gaza

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Gaza (ANTARA) - Sumber-sumber medis melaporkan seorang bayi berusia tujuh hari meninggal dunia, Sabtu (10/1) pagi di Deir al-Balah, Jalur Gaza bagian tengah, akibat suhu dingin ekstrem dan penurunan suhu yang drastis.

Dengan kejadian tersebut, jumlah korban meninggal akibat cuaca buruk dan dingin ekstrem yang melanda Jalur Gaza kini telah melampaui 15 orang.

Angka tersebut mencerminkan kondisi kemanusiaan yang sangat memprihatinkan di wilayah Jalur Gaza, terutama bagi anak-anak dan warga yang mengungsi serta tinggal di tenda-tenda darurat yang rapuh dan tidak mampu melindungi mereka dari terpaan kerasnya musim dingin.

Warga Jalur Gaza terus menghadapi kekurangan tempat tinggal dan layanan kesehatan, serta keterbatasan bahan bakar untuk pemanas, di tengah cuaca badai, hujan, dan suhu dingin yang berkepanjangan.

Sumber: WAFA-OANA

Baca juga: Badai musim dingin memperparah penderitaan pengungsi di Jalur Gaza

Baca juga: Anak-anak Gaza tewas akibat cuaca dingin, MSF desak Israel buka akses


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pantauan GBLA Jelang Persib vs Persija: Bobotoh Mulai Antre, Open Gate Pukul 13.00 WIB
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK: Pegawai Pajak di Jakut Semula Minta Suap Rp8 M, Disanggupi Rp4 M
• 5 jam laluidntimes.com
thumb
Menang 2-1 di Laga Persebaya vs Malut United, Bajol Ijo Naik ke Papan Atas
• 19 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Isra Miraj 16 Januari 2026: Bolehkah Diperingati? Ini Penjelasan Muhammadiyah
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Intens! Jambret di Kelapa Gading DItembak Polisi, Ditangkap saat Pesta Sabu | BORGOL
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.