Sejumlah desa di Kecamatan Sumberasih Probolinggo dilanda banjir

antaranews.com
11 jam lalu
Cover Berita
Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - Sejumlah desa di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, dilanda banjir dengan ketinggian air hingga 1 meter pada Sabtu petang.

"Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat terjadi pada pukul 15.00 WIB hingga petang, sehingga mengakibatkan debit air sungai naik dan menggenang ke pemukiman warga setinggi pinggang orang dewasa," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Probolinggo Oemar Sjarief, di Probolinggo, Sabtu.

Menurut dia, banjir menggenangi rumah warga yang berada di tiga desa di Kecamatan Sumberasih, yakni Desa Lemahkembar, Banjarsari, dan Ambulu. Namun, tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.

"Data sementara rumah warga yang terdampak banjir sebanyak 32 rumah, namun pendataan masih terus dilakukan," tuturnya.

Ia mengatakan BPBD Kabupaten Probolinggo dan instansi yang terlibat menuju lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan membantu warga yang terdampak banjir tersebut.

Baca juga: BPBD: Banjir menerjang tiga kecamatan di Kabupaten Probolinggo

"Kami bergerak cepat untuk menangani banjir yang melanda Kecamatan Sumberasih, sehingga diharapkan bisa segera surut," katanya.

Sementara itu, hujan deras yang mengguyur Kabupaten Probolinggo juga menyebabkan jalan Desa Kedungdalem-Desa Dringu tergenang banjir.

"Khususnya area Dusun Krajan Bandaran sampai depan Balai Desa Dringu saat ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan bermotor baik roda empat maupun roda dua," ujarnya.

Oemar mengimbau pengendara agar tidak melintas di area tersebut untuk sementara sampai kondisi jalan kembali normal. Pengendara agar menggunakan jalur alternatif yang tidak tergenang.

Baca juga: Banjir belum surut, BPBD Probolinggo sedot banjir di Pajarakan Jatim

"Jalan Desa Kedungdalem-Desa Dringu, khususnya area Dusun Krajan Bandaran sampai depan Balai Desa Dringu, saat ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan bermotor akibat genangan air yang dapat mematikan mesin kendaraan roda dua," ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
KPK Tak Tampilkan Tersangka Kasus Suap KPP Madya Jakut, Ini Alasannya
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Cerita Nayla & Nazril: Bangkit dari Putus Asa-Keterbatasan Berkat Sekolah Rakyat
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Persebaya Resmi Perkenalkan Gustavo, Bruno dan Jefferson di Stadion GBT
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pensiun dengan Harta Rp2.526 T, Ini Pelajaran dari Warren Buffett
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bantah Isu KDRT, Na Daehoon: Saya Tidak Pernah Lakukan Tindakan Memalukan
• 3 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.