Ekonomi Indonesia Tetap Stabil di Tengah Ketidakpastian Global

republika.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Ekonomi Indonesia diprediksi tetap stabil di tengah ketidakpastian global yang berlapis pada 2026, menurut pemaparan Economic Outlook 2026 oleh Great Institute. Kepemimpinan nasional dan kebijakan presisi dinilai menjadi kunci pertumbuhan ini.

Di saat perekonomian dunia masih dibayangi berbagai ketidakpastian, Indonesia berhasil menjaga pertumbuhan ekonomi di kisaran 5 persen. Ketahanan ini menjadi semakin penting mengingat tekanan global yang meningkat, seperti dinamika politik di Amerika Serikat dan Venezuela, ketegangan China-Taiwan, serta perang Rusia-Ukraina yang belum berakhir.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Sejumlah program prioritas pemerintah, seperti Program Makan Bergizi Gratis yang telah menjangkau 53,4 juta orang, menunjukkan dampak positif pada ekonomi. Selain itu, Koperasi Desa Merah Putih yang ditargetkan mencapai 82.000 unit pada 2026, turut memperkuat ekonomi kerakyatan dan pemerataan pertumbuhan.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Program Prioritas

Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih merupakan contoh upaya pemerintah dalam memperkuat ekonomi nasional. Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat rantai pasok pangan dan membuka lapangan kerja baru.

Meski demikian, tantangan tetap ada, terutama dalam mengatasi persoalan struktural seperti menyusutnya kelas menengah. Stabilitas konsumsi rumah tangga perlu diubah dari sekadar penyangga pertumbuhan menjadi mesin akselerasi ekonomi.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Kebijakan Presisi

Pentingnya kebijakan yang presisi ditegaskan oleh peneliti Great Institute. Kepastian eksekusi kebijakan menjadi kunci dalam menarik investasi di tengah ketidakpastian global yang tinggi. Transformasi struktural yang produktif dan berkeadilan diperlukan untuk memanfaatkan stabilitas makro sebagai pijakan pertumbuhan.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 di kisaran 5,3 hingga 5,6 persen mencerminkan optimisme yang terukur. Sinergi kebijakan fiskal dan moneter yang terjaga, serta implementasi program prioritas yang efektif dan konsisten, menjadi prasyarat utama.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Heboh MBG Balita Pakai Kantong Kresek, Komisi IX DPR Minta SPPG Disanksi
• 9 jam laludetik.com
thumb
Aston Villa ke putaran empat Piala FA setelah taklukkan Tottenham 2-1
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Butuh Beberapa Opsi, Tomas Trucha Kode Bakal Datangkan Pemain ke PSM, tapi…
• 6 jam lalufajar.co.id
thumb
Terungkap! OTT KPK di Kanwil Pajak Jakut Libatkan Perusahaan Tambang Swasta
• 19 jam laludisway.id
thumb
Jadwal Salat DKI Jakarta 11 Januari 2026
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.