Megawati: Politik Harus Jadi Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan

viva.co.id
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mengatakan politik harus dijalankan sebagai alat pengabdian kepada rakyat. Politik tak boleh jadi sarana mengejar jabatan atau popularitas. 

Hal itu disampaikan Megawati dalam pidato politiknya pada peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan dan pembukaan Rapat Kerja Nasional I Tahun 2026 di Jakarta, Sabtu, 10 Januari 2026.

Baca Juga :
Megawati Kecam Intervensi AS Tangkap Presiden Venezuela: Itu Wujud Neokolonialisme
PDIP Luncurkan Maskot Baru Bernama Barata, Ini Maknanya

Megawati menjelaskan bahwa politik sejatinya merupakan tanggung jawab moral dan sejarah, bukan ruang untuk kepentingan pribadi.

Dia mengingatkan seluruh kader PDI Perjuangan agar menjadikan setiap langkah politik sebagai bentuk pengabdian, bukan sekadar upaya meraih kekuasaan.

“Seorang pejuang sejati tidak mengejar popularitas, melainkan tanggung jawab; tidak mencari pujian, melainkan pengabdian,” ungkap Megawati.

Menurut Megawati, politik yang kehilangan dimensi moral akan menjauh dari rakyat dan melupakan tujuan dasarnya sebagai alat untuk memperjuangkan kesejahteraan bersama. Karena itu, ia menekankan pentingnya mengembalikan politik pada nilai-nilai gotong royong dan keberpihakan kepada rakyat.

Megawati juga menegaskan bahwa ukuran keberhasilan seorang kader tidak ditentukan oleh banyaknya jabatan yang pernah diduduki. Sejarah, kata dia, akan menilai sikap politik seseorang berdasarkan keberpihakannya pada kebenaran ketika menghadapi ujian.

“Sejarah tidak akan bertanya berapa jabatan yang pernah kalian duduki. Sejarah akan bertanya, di pihak siapa kalian berdiri ketika kebenaran diuji,” ujarnya.

Dalam pidato tersebut, Megawati menyerukan agar politik dijalankan dengan kesadaran ideologis dan tanggung jawab jangka panjang. Ia menekankan bahwa politik harus menjadi alat pengabdian kepada rakyat, sekaligus sarana menjaga marwah demokrasi dan nilai-nilai Pancasila.

Rakernas itu dilaksanakan di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta Utara, Sabtu, 10 Januari 2026. Dalam Rakernas yang berlangsung pada 10–12 Januari 2026 ini, PDIP mengusung tema "Satyam Eva Jayate" dengan subtema "Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya".

Baca Juga :
Megawati Minta Kader PDIP Gotong Royong Pulihkan Sumatra Pascabencana
Ganjar Tegaskan Sikap PDIP Tak Berubah: Dukung Pilkada Langsung
Megawati Hadiri Rakernas PDIP

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
BNPB Kebut Pembangunan 1.000 Hunian Tetap Untuk Korban Banjir Bireuen
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mengenal Cilacap, Kabupaten Terluas di Jawa Tengah
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penampakan Barang Bukti Kasus Pajak di Jakut, Emas 1 Kg hingga Ratusan Ribu Dollar Singapura
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
Uni Eropa Beri Lampu Hijau Sementara untuk Perjanjian Dagang UE-Mercosur Meski Ada Penolakan dari Sejumlah Negara
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Pencuri Motor Bersenjata Beraksi di 4 Tempat dalam Sehari, 7 Motor Disita
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.