Wamenkes: Kasus Super Flu Terdeteksi di RI Masih Dalam Batas Aman

jpnn.com
12 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus menyatakan kasus superflu terdeteksi di wilayah Indonesia tidak perlu menjadi kekhawatiran.

Menurut dia, dari data yang idapatkannya, adanya penularan virus super flu ini masih dalam batas aman.

BACA JUGA: Belum Ada Laporan Orang Meninggal Akibat Virus Super Flu

"Super flu aman, kalau enggak salah, super flu itu influenza A (H3N2) subclade K, itu terjadi pertama kali di Amerika. Maka, untuk hari ini kasus di Indonesia kan baru 62 yang diperiksa secara laboratorium ya, untuk vaksinnya kita biasa saja, vaksin (influenza) seperti biasa," katanya dikutip Minggu (11/1).

Benjamin menegaskan, kasus flu selama dua bulan terakhir juga sudah turun dan peningkatan hanya terjadi di awal peralihan musim kemarau ke musim hujan, begitu pula sebaliknya.

BACA JUGA: Mengenal Virus Super Flu yang Telah Terdeteksi Masuk RI

"Tapi ingat, hari ini kasus flu sudah turun jauh selama dua bulan ini. Dua minggu terakhir kan juga sudah makin turun, jadi flu itu selalu memuncak di awal musim," tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan bahwa influenza A (H3N2) subclade K atau yang disebut sebagai superflu sudah ada sejak lama, seperti flu biasa, dan tidak mematikan seperti saat COVID-19 atau tuberkulosis (TBC).

"Jadi nggak usah khawatir bahwa ini seperti COVID-19 mematikannya. Tidak. Ini adalah flu biasa. Influenza H3N2," kata Budi.

Layaknya flu biasa, ujar Budi, kalau terkena, penyakit itu bisa kembali lagi. Setiap musim dingin, kasus akibat virus itu selalu naik di negara empat musim, namun di negara seperti Indonesia tidak terlalu tinggi kenaikannya.

"Itu sebabnya di negara-negara tersebut ada vaksin influenza setiap tahun yang mereka suntikkan," katanya.

Meski tidak seberbahaya COVID-19, dia mengingatkan untuk tetap menjaga kesehatan dan imunitas dengan istirahat yang cukup, berolahraga yang rutin.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Trump Klaim Venezuela Setuju Kirim 50 Juta Barel Minyak Mentah ke AS
• 2 jam laluharianfajar
thumb
BNN Bongkar Pabrik Tembakau Sintetis di Tangerang, Tiga Pelaku Diamankan
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Ini Daftar Tarif Baru Empat Ruas Tol yang Alami Kenaikan Awal Tahun 2026
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Harga Tiket Pesawat ke Aceh Mahal, Relawan Harus ke Malaysia Dulu
• 6 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Tekanan Pasar Otomotif 2026: Daya Beli Kelas Menengah Jadi Kunci
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.