KPK Tangkap 8 Orang Dugaan Korupsi Pajak Pertambangan Rp75 Miliar

jpnn.com
11 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap delapan orang dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan tindak pidana korupsi pemeriksaan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak. Penangkapan dilakukan pada Jumat hingga Sabtu, 9-10 Januari 2026.

"KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka," kata Plt Deputi Penindakan KPK Asep Guntur Rahayu dalam konferensi pers di kantornya, Minggu (11/1).

BACA JUGA: OTT KPK: Inilah Identitas 5 Tersangka Kasus Suap Pemeriksaan Pajak

Kelima tersangka tersebut ialah Kepala KPP Madya Jakarta Utara Dwi Budi, Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi (Waskon) KPP Madya Jakarta Utara Agus Syaifudin, Tim Penilai di

KPP Madya Jakarta Utara Askop Bahtiar, Konsultan Pajak Abdul Kadim Sahbudin, Staf PT Wanatiara Persada Edy Yulianto. Tiga orang lainnya ditangkap dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA: Pegawai Pajak Kena OTT KPK, Logam Mulia Ikut Disita

Operasi ini juga mengamankan barang bukti senilai total Rp6,38 miliar, terdiri dari uang tunai rupiah dan dolar Singapura, serta logam mulia. Kasus ini bermula dari pemeriksaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) PT Wanatiara Persada untuk tahun pajak 2023 yang menemukan potensi kurang bayar sekitar Rp75 miliar.

Dalam prosesnya, diduga terjadi permintaan fee dari oknum pajak. "Dari angka Rp23 miliar, sebesar Rp8 miliar untuk fee Sdr. AGS serta dibagikan kepada para pihak di lingkungan Ditjen Pajak," kata dia.

BACA JUGA: Anak Buah Menkeu Purbaya di DJP Kena OTT KPK, Begini Kasusnya

PT WP kemudian membayar fee Rp4 miliar melalui kontrak fiktif jasa konsultasi keuangan.

Atas perbuatannya, pihak pemberi diduga melanggar Pasal 5 UU Tipikor, sementara pihak penerima diduga melanggar Pasal 12 UU Tipikor. Kelima tersangka kini ditahan selama 20 hari pertama di Rutan KPK. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... KPK OTT Pegawai Pajak di Jakut, Sita Ratusan Juta Rupiah & Valuta Asing


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kementerian Tambah Personel TNI-Polri untuk Petugas Pelayan Jemaah Haj 2026, Ini Alasannya
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
ASUENE Bergabung dengan LLV untuk Mendorong Dekarbonisasi di Asia Tenggara
• 2 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Satu DPO Gangster Gresik Menyerahkan Diri ke Polisi
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Sedang Berlangsung! Link Live Streaming Big Match BRI Super League Persib Vs Persija
• 7 jam lalubola.com
thumb
Politisi Muda Sebut PDIP Bukan Oposisi Tapi Mitra Strategis
• 3 jam lalumerahputih.com
Berhasil disimpan.