JAKARTA, DISWAY.ID - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, hingga kini dirinya belum memutuskan kenaikan tarif Transjakarta meski subsidi dipangkas.
Pramono menyampaikan, belum ada pembahasan secara khusus terkait kenaikan tarif Transjakarta.
"Untuk hal yang berkaitan dengan TransJakarta, kan belum ada pembahasan secara khusus mengenai naik atau tidak naik," kata Pramono di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat pada Minggu, 11 Januari 2026.
Pramono menegaskan, keputusan kenaikan tarif Transjakarta pada saatnya akan dia umumkan sendiri.
"Untuk tarif transportasi, terutama adalah TJ, TransJakarta, pada saatnya saya akan umumkan sendiri," katanya.
BACA JUGA:Pramono Beberkan Arahan Prabowo Soal Tarif Transjakarta: Transportasi Publik Harus Ada Subsidi
Diketahui, tarif Transjakarta yang sebesar Rp3.500 belum pernah mengalami kenaikan sejak tahun 2005.
Tar
Padahal jika tanpa subsidi tarif keekonomian Transjakarta berkisar diangka Rp13 ribu per penumpang.
BACA JUGA:Pramono Ngaku Masih Bimbang untuk Naikan Tarif TransJakarta: Publik Terbelah
Dengan begitu, Transjakarta sebagai tulang punggung angkutan umum di Ibu Kota membutuhkan subsidi yang cukup besar setiap tahunnya.
Untuk tahun ini subsidi Transjakarta yang harus ditanggung oleh anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) DKI sebesar Rp3,75 triliun.
Angka subsidi Transjakarta ini menurun ketimbang tahun sebelumnya yang sebesar Rp4,1 triliun.
BACA JUGA:Sejak UMP Masih Rp 800 Ribu, Tarif Transjakarta Belum Pernah Naik
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Joga megatakan, penurunan subsidi Transjakarta ini imbas adanya efisiensi anggaran.
- 1
- 2
- »





