Kejuaraan Dunia Mobile Legends Dibuka di Jakarta, Penuh Semarak Budaya Indonesia

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Kejuaraan dunia esports Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) M7 World Championship resmi dibuka pada Jumat malam (9/7) di kawasan Batavia PIK, Jakarta. Seremoni pembukaan bertema “Rise as One” tersebut dipenuhi beragam pertunjukan yang mengedepankan keberagaman serta kekayaan budaya Indonesia.

Dalam acara tersebut, panggung pembukaan disulap menjadi perpaduan apik antara teknologi visual modern dengan musik, koreografi, dan unsur kebudayaan tradisional Indonesia. Sebanyak 60 penari berbusana daerah tampil di satu panggung sebagai simbol persatuan bangsa. Mereka menyuguhkan pertunjukan yang terinspirasi dari budaya nusantara, mulai dari Sumatra, Jawa, Bali, hingga Kalimantan.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan bahwa acara pembukaan ini merepresentasikan jati diri Indonesia yang sesungguhnya. Menurutnya, Indonesia tidak hanya kaya akan budaya, tetapi juga memiliki masyarakat dengan semangat solidaritas dan kerja sama yang kuat.

“Kami sangat bahagia dapat berada di sini karena ini bukan sekadar perhelatan gaming biasa. Ini mungkin adalah pertama kalinya kolaborasi terjadi di panggung ini. Pertunjukkan yang baru Anda saksikan dilakukan oleh penampil Indonesia, yang dicampur dengan unsur-unsur kebudayaan Indonesia,” ujar Irene dalam sambutannya, Jumat (9/7).

Ia menambahkan, kompetisi esports adalah ajang yang tepat untuk memperkenalkan keragaman budaya Indonesia ke khalayak dunia. Irene juga berharap Indonesia dapat menjadi contoh bagi negara-negara Asia Tenggara lainnya dalam mempromosikan identitas budaya mereka melalui ajang internasional.

“Dalam hal ini, tentu saja Indonesia akan memimpin inisiatif tersebut karena 50% populasi Asia Tenggara berada di Indonesia. Jadi, jika kita berbicara tentang Asia Tenggara, maka Indonesia seharusnya menjadi yang pertama terlintas di benak,” imbuh Irene.

MLBB M7 merupakan edisi ketujuh dari kejuaraan dunia Mobile Legends yang digelar setiap tahun dan menjadi kompetisi esports paling prestisius dan bergengsi di dunia. Turnamen ini mempertemukan tim-tim esports terbaik dari berbagai negara untuk memperebutkan gelar juara dunia. Kali ini, sebanyak 16 tim esports profesional dari negara seperti Malaysia, Filipina, Singapura, Jepang, dan Turki akan berkompetisi sengit hingga 25 Januari 2026.

Ini merupakan kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan dunia M Series. Pada 2023, Indonesia menjadi penyelenggara MLBB keempat atau M4 World Championship.

Penyelenggaraan M7 World Championship di Indonesia menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekosistem esports nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat esports di Asia Tenggara.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Momen Akrab Puan dan Prananda Cium Pipi Megawati Saat Rakernas PDIP
• 3 jam laludetik.com
thumb
Puluhan Warga Biringkanaya Mengungsi Akibat Banjir, BPBD Makassar Siaga 24 Jam Pantau Titik Rawan
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Hasil Proliga 2026 Putra: Dramatis Kalahkan Samator, Jakarta Bhayangkara Presisi Sapu Bersih Kemenangan di Seri Pontianak
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
DPR Targetkan Roda Pemerintahan Daerah Terdampak Bencana di Sumatera Kembali Normal Sebelum Ramadan 2026
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Mendagri Tegaskan Kayu Sisa Banjir Sumatra Boleh Dipakai Warga: Perusahaan Tidak Boleh
• 23 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.