Puluhan Warga Biringkanaya Mengungsi Akibat Banjir, BPBD Makassar Siaga 24 Jam Pantau Titik Rawan

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Sebanyak 63 jiwa dari 17 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi akibat banjir yang melanda area Kodam III, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, sejak Sabtu, 10 Januari 2026 pukul 22.13 Wita.

Banjir terjadi akibat tingginya volume air dari hulu yang diperparah oleh intensitas hujan yang tinggi di wilayah tersebut.

Kepala BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar, menyatakan bahwa pihaknya bergerak cepat sejak potensi banjir terdeteksi.

"Kami melakukan pemantauan langsung di titik rawan sejak malam hari. Prinsip kami jelas, masyarakat tidak menunggu lama bantuan dari pemerintah," ungkapnya.

Warga Mengungsi di Kantor Lurah Katimbang, Pendataan Masih Berlangsung

Warga terdampak banjir untuk sementara ditempatkan di beberapa titik pengungsian, salah satunya di Kantor Kelurahan Katimbang.

Rincian jumlah pengungsi berdasarkan data sementara adalah sebagai berikut:

Laki-laki dewasa: 21 jiwa

Perempuan dewasa: 21 jiwa

Anak laki-laki: 6 jiwa

Anak perempuan: 5 jiwa

Balita laki-laki: 6 jiwa

Balita perempuan: 4 jiwa

Tidak terdapat bayi, lansia, ibu hamil, maupun penyandang disabilitas dalam data awal tersebut.

Fadli menegaskan bahwa pemerintah hadir untuk memastikan keselamatan warga, melakukan pendataan, dan menjaga agar situasi tetap terkendali.

BPBD terus memantau titik-titik rawan banjir dan genangan air, termasuk wilayah Kodam, Kelurahan Katimbang, dan sekitarnya.

Pemantauan dilakukan secara intensif oleh Personel Regu 1 Posko Mulia Tamalanrea yang telah bersiaga sejak awal.

Fadli menyampaikan bahwa BPBD Makassar siaga 24 jam dan berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk mengantisipasi perkembangan situasi.

Pemerintah Kecamatan dan KSB Terlibat Aktif Tangani Pengungsi

Camat Biringkanaya, Juliaman, mengonfirmasi bahwa pihaknya bersama kelurahan dan unsur kewilayahan telah menyiapkan lokasi pengungsian bagi warga terdampak.

"Kantor Lurah Katimbang kami siapkan sebagai tempat pengungsian sementara yang aman. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD dan Kampung Siaga Bencana (KSB) untuk memastikan warga yang mengungsi mendapatkan pelayanan yang layak dan situasi tetap kondusif," ujarnya.

Koordinator Data Pengungsian dari KSB Kelurahan Katimbang, Andi Mulyadi, menyatakan bahwa pendataan dilakukan secara langsung dan terus diperbarui.

"Kami bersama BPBD dan aparat setempat melakukan pendataan langsung di lokasi pengungsian. Data ini bersifat dinamis dan terus kami perbarui sesuai kondisi di lapangan agar penanganan bisa tepat sasaran," jelasnya.

BPBD Kota Makassar mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan segera melapor jika terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kodim Sumenep Pantau Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cerita Angga Yunanda Jadi Saudara Kembar Dodit Mulyanto di Film
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
KAI Services Minta Maaf dan Tindak Oknum Penyalahguna Data Pribadi Penumpang
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Kasus Dugaan Penipuan Masuk Akpol Seret Nama Artis Adly Fairuz
• 53 menit lalueranasional.com
thumb
Persib Tekuk Persija, Bojan Hodak Sebut Laga Seperti Final dengan Atmosfer Luar Biasa
• 58 menit lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.