Viral Minuman Blue Matcha, Apakah Baik untuk Kesehatan?

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Setelah sepanjang 2025 tren minuman didominasi oleh matcha hijau, memasuki 2026 muncul lagi tren baru yang tak kalah menarik perhatian, yaitu blue matcha. Ya, seperti namanya, minuman ini tampil mencolok dengan warna biru cerah.

Jika kamu scroll media sosial, kamu akan menemukan ratusan video kreator yang membuat, mencicipi, hingga me-review minuman ini. Sebenarnya blue matcha bukanlah tren yang benar-benar baru. Minuman ini juga sempat populer pada 2018, sebelum akhirnya kembali naik daun berkat tampilan visualnya yang unik.

Lantas, apa sebenarnya blue matcha?

Menurut laporan Everyday Health, istilah “blue matcha” sebenarnya tidak berkaitan langsung dengan matcha tradisional. Matcha asli sendiri dibuat dari daun teh hijau utuh yang digiling halus hingga menjadi bubuk hijau cerah. Sementara itu, blue matcha berasal dari bubuk kelopak bunga telang (Clitoria mariana L.), tanaman dari keluarga kacang-kacangan, seperti yang dijelaskan oleh U.S. Forest Service.

Karena sama-sama berbentuk bubuk dan diseduh dengan air panas, minuman ini kemudian disebut “matcha”. Sebelum populer sebagai minuman, bubuk bunga telang dikenal sebagai blue pea powder yang lebih sering digunakan sebagai pewarna alami makanan. Warna birunya berasal dari senyawa nabati bernama antosianin, sama seperti pigmen alami pada blueberry atau ubi ungu.

Meski sekilas tampak seperti versi biru dari matcha hijau, keduanya berasal dari tanaman yang sama sekali berbeda. Matcha hijau tradisional dibuat dari daun teh Camellia sinensis, sedangkan blue matcha berasal dari kelopak bunga telang. Keduanya memang sama-sama kaya antioksidan dan diseduh dengan air panas, tetapi memiliki karakter yang berbeda.

Perbedaannya terletak pada kandungan kafein. Blue matcha secara alami bebas kafein, sehingga cocok untuk dikonsumsi kapan saja, termasuk malam hari. Sebaliknya, matcha hijau mengandung kafein. Dari sisi antioksidan, matcha hijau kaya polifenol, terutama katekin, sementara blue matcha mengandalkan antosianin sebagai senyawa utamanya.

Matcha hijau sendiri sudah lama dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan. Kandungan antioksidannya yang tinggi membantu melawan stres oksidatif dan peradangan, sehingga baik untuk kesehatan jantung, otak, dan kulit. Matcha juga mengandung L-theanine, asam amino yang dapat membantu meningkatkan fokus dan konsentrasi sekaligus memberikan efek relaksasi. Beberapa studi juga menunjukkan matcha dapat membantu meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak jika dikombinasikan dengan pola makan sehat dan olahraga.

Lalu, bagaimana dengan blue matcha? Meski penelitian tentang bunga telang belum sebanyak matcha hijau, beberapa studi pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak bunga telang memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, antidiabetes, hingga membantu penyembuhan luka. Penelitian lain juga menemukan potensi manfaatnya untuk tekanan darah, metabolisme lemak, serta kontrol gula darah.

Antosianin dalam blue matcha diyakini berperan besar dalam manfaat tersebut. Konsumsi makanan yang kaya antosianin dikaitkan dengan fungsi kognitif yang lebih baik, risiko penyakit jantung dan kanker yang lebih rendah, serta kesehatan mata yang lebih optimal. Menariknya, antosianin pada bunga telang relatif stabil terhadap panas, sehingga proses penyeduhan tidak banyak mengurangi nilai gizinya.

Dikutip dari laman Balai Besar Perpustakaan dan Literasi Pertanian Kementerian Pertanian, di Indonesia bunga telang juga dikenal sebagai salah satu tanaman obat yang telah dimanfaatkan secara turun-temurun.

Manfaat pengobatan dari bunga telang berasal dari kandungan senyawa aktifnya yang memiliki aktivitas antioksidan dan antimikroba. Tanaman ini berpotensi sebagai antivirus, antiinflamasi, antialergi, antidiabetes, hingga antikanker. Tak heran jika bunga telang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional maupun sebagai bahan herbal sehari-hari.

Salah satu manfaat bunga telang adalah membantu melancarkan buang air kecil. Caranya cukup sederhana, yaitu dengan merebus sekitar 0,3 gram kembang telang kering bersama empat gelas air hingga tersisa setengahnya. Air rebusan ini dapat diminum dua kali sehari, masing-masing satu gelas.

Selain itu, bunga telang juga dipercaya dapat melancarkan haid. Manfaat ini diperoleh dari akar kembang telang berwarna putih yang direbus dan dikonsumsi secara rutin untuk membantu memperlancar siklus menstruasi.

Dalam pengobatan tradisional, kembang telang juga dimanfaatkan sebagai obat penyakit kulit, seperti bisul dan jerawat. Untuk bisul, kembang telang biru ditumbuk bersama gula jawa, lalu dibalurkan pada area kulit yang bermasalah secara teratur. Sementara untuk jerawat, bunga, daun, dan akar bunga telang dihaluskan dan dioleskan langsung ke bagian kulit yang berjerawat.

Manfaat lainnya adalah sebagai pembersih dan obat mata. Lima kuntum bunga telang dicampurkan dengan 50 mililiter air, kemudian disaring dan didinginkan. Air saringannya dapat digunakan sebagai tetes mata untuk membantu membersihkan mata dan meredakan iritasi ringan.

Bunga telang juga dikenal mampu menghitamkan dan menguatkan rambut. Bunganya dihaluskan dan digunakan sebagai alternatif sampo alami untuk menjaga kesehatan rambut secara tradisio

Jadi, secara umum, blue matcha aman dikonsumsi dalam jumlah wajar. Namun, seperti bahan alami lainnya, sebagian orang bisa mengalami reaksi alergi, seperti gatal, ruam, atau gangguan pencernaan. Konsumsi berlebihan juga dapat menyebabkan mual, perut tidak nyaman, hingga diare.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menyatu dalam Doa, Umat Kristen-Katolik se-DIY Bersiap untuk Pekan Doa Sedunia
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Anggota DPR: Wacana TNI tangani terorisme tak boleh lemahkan demokrasi
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Pernah Cium Bau Aneh Sebelum Pesawat Lepas Landas? Ini Penjelasannya
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Pecinta Sepakbola Indonesia Dimanjakan Dua Laga Bertajuk El Classico Tersaji Hari Ini
• 6 jam lalufajar.co.id
thumb
Polisi Tangkap Pemuda yang Aniaya Kakek-Kakek 62 Tahun di Bandung Hingga Tewas
• 15 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.