Swasembada Pangan, Pemerintah Siap Ekspor Beras RI ke Malaysia hingga Timor Leste

disway.id
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Setelah sekian lama fokus pada pemenuhan kebutuhan dalam negeri, Indonesia kini mulai menatap peluang untuk menjadi pemain utama penyedia pangan di kawasan regional.

Perum Bulog menyatakan kesiapan pemerintah untuk mengekspor beras ke beberapa negara tetangga, menyusul surplus stok yang terus menguat dan tercapainya swasembada pangan nasional.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyebutkan bahwa negara-negara seperti Malaysia, Timor Leste, dan Papua Nugini menjadi target utama potensi ekspor tersebut.

BACA JUGA:Prabowo Umumkan Swasembada Pangan, Mentan Amran: Kerja Terbaik Kabinet Merah Putih

Langkah ini dipandang sebagai pembuktian bahwa ketahanan pangan Indonesia sudah berada di level yang sangat stabil.

"Jika memang nanti ada potensi ekspor ke Timor Leste, Papua Nugini, atau bahkan Malaysia, kami siap laksanakan sesuai dengan arahan Bapak Presiden maupun Bapak Menteri Pertanian," ujar Rizal saat konferensi pers di kantor BNPB, Minggu 11 Januari 2026.

Kepercayaan diri Bulog untuk merambah pasar internasional bukan tanpa alasan.

Rizal menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025, Indonesia telah menorehkan sejarah dengan tidak melakukan impor beras sama sekali.

BACA JUGA:Dampak Besar MBG: Lapangan Kerja Tumbuh, 2,5 Juta Orang Terserap dalam 1 Tahun

Keberhasilan swasembada ini sebelumnya telah dideklarasikan langsung oleh Presiden di Karawang, Jawa Barat.

Pencapaian tersebut mencapai puncaknya pada Juli 2025 lalu, di mana stok beras di gudang Bulog sempat menyentuh angka fantastis sebesar 4,5 juta ton.

Tren positif ini terus berlanjut hingga awal tahun 2026 dengan posisi stok saat ini berada di angka 3,3 juta ton.

"Tahun 2025 kita benar-benar tanpa impor dari Januari sampai Desember. Ke depan, swasembada ini harus terus berlanjut agar Indonesia lebih maju dan sejahtera," ujar Abdul.

BACA JUGA:Jawab Keraguan, Prabowo Ingin Swasembada Pangan Berlangsung Tiap Tahun

Target Cadangan 7 Juta Ton

Meski wacana ekspor sudah mulai digulirkan, Bulog menegaskan bahwa prioritas utama tetaplah menjaga perut rakyat di tanah air.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bersihkan Material Bencana Alam, Pemkab Agam Butuh 63 Alat Berat
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
PSIS Kian Terjepit di Zona Degradasi Usai Kalah dari PSS Sleman
• 20 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Populer: Harga Emas Meroket Lagi; Uang Rial Anjlok ke Level Terendah
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Ditantang Culik Putin, Begini Jawaban Trump
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Ketinggian Air Capai 70 Sentimeter, Status Bendung Lekopancing Waspada
• 14 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.