Fajar.co.id, Aceh – Tim Relawan BKPRMI Peduli Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban banjir bandang di Aceh Tamiang dan Aceh Timur selama tiga hari, Jum’at–Ahad (9–11 Januari 2026). Bantuan tersebut merupakan hasil donasi Guru Ngaji, santri TPA binaan BKPRMI, pengurus, kader BKPRMI Sulsel, serta masyarakat Sulawesi Selatan.
Adapun program bantuan yang disalurkan meliputi sembako untuk kader BKPRMI, guru ngaji, dan masyarakat terdampak, Paket Peduli Masjid untuk empat masjid, perlengkapan sekolah bagi santri TPA binaan BKPRMI, paket kebersihan untuk masyarakat, santunan tunai bagi guru ngaji terdampak, serta kegiatan trauma healing untuk anak-anak korban bencana.
Sebelum menuju lokasi terdampak di Aceh, Tim Relawan BKPRMI Peduli Sulsel terlebih dahulu menyiapkan logistik bantuan di Kota Medan, Sumatera Utara. Proses persiapan ini turut dibantu langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP BKPRMI, Jailani Dalimunthe, bersama para relawan.
Ketua DPW BKPRMI Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas masyarakat Sulawesi Selatan kepada saudara-saudara di Aceh dan Sumatera yang tertimpa musibah banjir bandang.
“Donasi yang terkumpul berasal dari kader BKPRMI, guru mengaji, santri TPA, dengan nominal mulai dari pecahan Rp1.000, Rp2.000 hingga Rp5.000, serta partisipasi masyarakat Sulawesi Selatan yang dihimpun oleh Tim BKPRMI Peduli Sulsel. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban para korban dan memberi semangat untuk bangkit serta menata kembali kehidupan mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Hasdar, Wakil Sekretaris DPW BKPRMI Sulsel, menambahkan bahwa setelah menuntaskan penyaluran bantuan di Aceh Tamiang dan Aceh Timur, tim relawan langsung kembali ke Medan untuk melanjutkan misi kemanusiaan berikutnya.
“Tim akan menyiapkan penyaluran bantuan ke Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dengan waktu tempuh sekitar 10 jam, kemudian dilanjutkan ke Padang Panjang, Sumatera Barat,” jelasnya.
Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari komitmen BKPRMI untuk terus hadir dan berperan aktif membantu masyarakat terdampak bencana di berbagai daerah di Indonesia. (rls/sam)




