Kerukunan Umat Beragama Diyakini Modal Mewujudkan Indonesia Emas 2045

metrotvnews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Wonogiri: Kerukunan umat beragama merupakan jati diri bangsa Indonesia yang harus terus dirawat dan diwariskan kepada generasi muda. Kerukunan umat beragama merupakan modal utama dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Hal ini disampaikan staf khusus Menteri Agama, Gugun Gumilar, saat berdialog bersama Romo Lambertus Issri Purnomo di Gereja Katolik Paroki Santo Yohanes Rasul, Wonogiri, Jawa Tengah. Dialog berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat persaudaraan.

"Kerukunan bukan hanya warisan masa lalu, tetapi tanggung jawab masa kini untuk masa depan. Generasi muda harus tumbuh dalam semangat saling menghormati, toleransi, dan gotong royong agar Indonesia tetap kokoh," ujar Gugun dalam keterangannya, Minggu, 11 Januari 2026. 

Baca Juga :

Kepemimpinan Negara dan Kedaulatan Pangan: Pelajaran Global dari Empat Tahun Konflik Rusia–Ukraina
Menurut dia, kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh aspek ekonomi dan teknologi, tetapi juga oleh kuatnya persatuan, stabilitas sosial, dan solidaritas lintas iman.

"Tanpa kerukunan, visi Indonesia Emas 2045 akan sulit tercapai. Kerukunan adalah fondasi pembangunan nasional yang berkelanjutan," ungkap Gugun.


Gugun menegaskan komitmen Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat moderasi beragama, memperluas ruang dialog lintas iman, serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam menjaga persatuan dan kebhinekaan bangsa.

"Kementerian Agama berkomitmen hadir di tengah seluruh umat beragama, memastikan setiap warga negara dapat menjalankan keyakinannya dengan aman, damai, dan saling menghormati," tegas Gugun.

Gugun mengapresiasi Gereja Katolik Paroki Santo Yohanes Rasul Wonogiri atas komitmennya dalam membangun ruang dialog dan persaudaraan lintas agama. Ia menilai rumah ibadah memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat peribadatan, tetapi juga sebagai ruang perjumpaan dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.

Dialog kerukunan ini diharapkan dapat semakin memperkuat semangat kerukunan antarumat beragama, mempererat persaudaraan lintas generasi, serta meneguhkan nilai gotong royong sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kaesang Ambisi Jadikan Jateng Kandang Gajah PSI, Hasto PDIP: Pemilu Masih Lama
• 16 jam laludisway.id
thumb
Menkes: Harga Tiket Pesawat Menuju Aceh Sangat Mahal daripada ke Malaysia
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Pemerintah Data Rumah Rusak di Aceh, Mendagri Beri Waktu Pemda 3 Hari
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Cuaca Buruk Tunda Pelayaran KMP Dharma Kartika di Situbondo, Gelombang Capai 3,5 Meter
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Pramono Serukan Persatuan Orang Betawi di Depan Pusara MH Thamrin
• 10 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.