Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan anggaran Rp100 miliar yang akan digunakan untuk membongkar tiang monorel mangkrak di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Pramono mengatakan, bahwa anggaran tersebut selain untuk membongkar tiang monorel tapi juga sebagai dana penataan ulang kawasan itu.
“Saya juga ingin meluruskan dalam kesempatan ini Rp100 miliar yang dikeluarkan itu bukan hanya untuk membongkar, tetapi untuk membuat jalan, trotoar, merapikan, dan sebagainya biaya keseluruhan untuk memperbaiki Jalan Rasuna Said,” kata dia, ditemui di TPU Karet Bivak, Minggu (11/1/2026).
Ia menegaskan, jumlah anggaran itu bukan hanya untuk membongkar.
“Kalau bongkar kecil bangetlah (anggarannya),” katanya.
Adapun tiang monorel mangkrak yang sudah puluhan tahun berdiri itu akan mulai dibongkar pada Rabu (14/1/2026).
Pihaknya juga akan mengundang gubernur terdahulu yaitu Sutiyoso atau Bang Yos.
“Saya berharap Bang Yos bisa lebih nyenyak tidurnya karena monorel menjadi beban beliau,” ujarnya.
Puluhan tiang monorel yang menghiasi sepanjang Jalan Rasuna Said itu mulai dibangun di era Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, tahun 2004.
Pembangunannya diresmikan langsung oleh Presiden Megawati Soekarnoputri, sebagai solusi kemacetan.
Namun, baru tiga tahun pembangunan dilakukan, pada 2007 terjadi masalah pendanaan dan aset.
Akhirnya, pembangunan tiang monorel itu dihentikan sejak tahun tersebut.
Pada era Gubernur Jokowi tahu. 2013, pembangunan sempat dilanjutkan.
Namun, terjadi sengketa perusahaan sehingga pembangunan terpaksa dihentikan kembali. (ant/iwh)

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F11%2F25%2Ffafe44cf96b36c9d7f17596383c6f7bc-20251125TOK9.jpg)