TABLOIDBINTANG.COM - Film animasi asal Malaysia, Papa Zola The Movie tayang di bioskop Indonesia mulai 23 Januati 2026 mendatang.
Tak hanya mencuri perhatian publik, film produksi MONSTA Studio ini bahkan sukses menyalip dominasi film raksasa Hollywood Avatar: Fire and Ash di box office Malaysia pada libur akhir tahun kemarin.
Kesuksesan film ini telah lebih dulu tercatat di Malaysia dengan raihan lebih dari 3,65 juta penonton, bahkan melampaui capaian sejumlah film animasi global di pasar setempat.
Pada pekan kedua penayangan, pendapatan film ini tercatat melampaui capaian Avatar di minggu pertamanya.
Total pendapatan pun disebut telah menembus angka lebih dari RM55 juta atau Rp227 miliar lebih, menjadikannya salah satu film animasi lokal tersukses sepanjang masa.
CEO MONSTA Studio sekaligus sutradara film, Nizam Razak mengaku tak menyangka respons penonton begitu besar. Menurutnya, banyak orang awalnya mengira Papa Zola hanyalah film animasi bertema superhero.
“Namun setelah menonton, mereka bilang ini sebenarnya cerita tentang kehidupan. Tentang pengorbanan seorang ayah, kasih sayangnya pada istri dan anak-anak,” ujar Nizam Abdul Razak di XXI Plaza Senayan, Jakarta, Sabtu (10/1)
Nizam menambahkan, justru kekuatan cerita yang membumi itulah yang membuat film ini diterima luas oleh penonton lintas usia.
“Itu yang membuat kami terkejut, karena film ini bisa mengungguli Avatar,” ungkap Nizam.
Antusiasme juga datang dari pihak distributor Indonesia. Rifky, perwakilan MD Pictures, menyebut Papa Zola The Movie membawa pesan universal yang relevan bagi keluarga Indonesia.
“Kami bangga bisa bekerja sama menghadirkan film ini. Papa Zola menyampaikan nilai kebenaran, kebersamaan, dan keluarga yang sangat dekat dengan budaya Asia,” terang Rifky.
Menurut Rifky, kekuatan film ini bukan hanya pada visual animasi yang memanjakan mata, tetapi juga pada cerita yang hangat dan menyentuh.
“Relatable untuk semua umur, dari anak-anak sampai orang tua. Cocok ditonton bareng keluarga,” pungkas Rifky.




