Pantau - Arema FC akhirnya berhasil mengakhiri tren negatif tanpa kemenangan di enam laga kandang terakhir usai menumbangkan Persik Kediri dengan skor 2-1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Minggu, 11 Januari 2026.
Kemenangan Dramatis di Menit-Menit AkhirGol pertama Arema FC tercipta melalui gol bunuh diri pemain Persik, M Supriadi, pada menit 90+5 setelah sebelumnya justru mencetak gol bagi timnya di menit ke-80.
Gol penentu kemenangan Arema FC dicetak oleh Ian Puleio lewat sundulan keras tiga menit berselang, tepatnya pada menit 90+8.
Dengan hasil ini, Arema FC naik ke peringkat ke-10 klasemen sementara Super League dengan koleksi 21 poin.
Sebaliknya, kekalahan membuat Persik Kediri turun dua peringkat ke posisi ke-12 dengan perolehan 19 poin.
Jalannya Pertandingan Berlangsung KetatKedua tim langsung tampil menyerang sejak menit awal dengan tempo permainan cepat.
Arema FC menunjukkan dominasi penguasaan bola dan tampil percaya diri di hadapan pendukungnya.
Serangan Arema banyak bertumpu pada lini depan yang dipimpin oleh Dalberto Luan.
Sementara itu, Persik Kediri mengandalkan serangan balik dengan memanfaatkan kecepatan dua pemain sayapnya.
Pada menit ke-30, Persik mendapat peluang emas melalui tendangan jarak jauh Ezra Walian, namun berhasil ditepis oleh kiper Arema, Lucas Frigeri.
Lima menit berselang, giliran Dalberto yang mendapatkan peluang mencetak gol, tetapi sepakannya digagalkan oleh kiper Persik, Leo Navacchio.
Memasuki babak kedua, Persik tampil lebih agresif dan menekan lini belakang Arema melalui strategi high pressing.
Tekanan intens membuat Arema kesulitan mengembangkan permainan.
M Supriadi mencetak gol pembuka bagi Persik Kediri di menit ke-80 memanfaatkan kelengahan lini belakang Arema.
Namun, Arema mampu membalikkan keadaan dengan dua gol balasan di waktu tambahan.
Susunan PemainArema FC menurunkan Lucas Frigeri sebagai penjaga gawang, dibantu oleh Julian Guevara, Arkhan Fikri, Valdeci Moreira, Salim Tuharea, Matheus Blade, Luiz Gustavo, Betinho, Bayu Setiawan, Dalberto Luan, dan Iksan Lestaluhu.
Sementara itu, Persik Kediri menurunkan Leo Navacchio di bawah mistar, bersama Francisco Pereira, Imanol Garcia, Ezra Walian, Williams Lugo, Syahrian Abimanyu, Jose Enrique, Henhen Herdiana, Yoga Adiyatma, Wigi Pratama, dan Muhammad Firli.

/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2026%2F01%2F11%2Fe698fa1a61911f668db5fec363badcac-cropped_image.jpg)
