Warga Jakarta Punya 6 Kg Emas Dikubur di Tanah, Eh Hilang Dicuri

cnbcindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita
Foto: Emas Batangan (REUTERS/Michael Dalder)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebagian orang memanfaatkan brankas atau bank untuk menyimpan barang berharga. Namun, tidak demikian halnya dengan yang dilakukan Warga Cideng, Jakarta Barat bernama Lie K.S ini.

Lie punya kebiasaan menyimpan barang berharga di tanah, bukan di brankas apalagi di bank. Dia percaya, menyimpan di tempat yang tak kasat mata justru membuat barang lebih aman dan bisa dimanfaatkan untuk jangka panjang.

Salah satu barang berharga yang Lie simpan di tanah adalah emas seberat 6 kg yang ia kubur di dalam rumahnya sendiri pada 1958. Itu adalah emas dari warisan orang tua dan hasil jerih payahnya sendiri.

Baca: Pasutri Hobi Dugem di Jakarta, Ternyata Duit Miliaran Hasil Rampok

Totalnya terdiri dari tiga batang emas, masing-masing seberat 2 kilogram. Selain itu, dia juga menanam dua keping emas serta beberapa koin dari zaman China kuno.

"Tujuannya supaya bisa dipakai di hari tua nanti," ungkap Lie, kepada koran Sinar Harapan (25 Oktober 1969).

Seluruh barang berharga itu dimasukkan ke dalam botol bekas. Lalu dikubur sedalam 40 sentimeter di area dapur rumahnya.

Hitung maju 11 tahun kemudian, Lie hendak melakukan renovasi besar-besaran rumah di Jl. Pintu Besar Selatan itu. Dia pun memanggil seorang kontraktor dan secara khusus meminta agar para kuli diawasi dengan ketat.

Baca: Kala Kiamat Buka Harta Karun Greenland, Diintai Trump-Emas Beku Dunia



Lie tak ingin ada satu pun kuli mengetahui dan mengambil emas yang selama belasan tahun disimpan di area dapur. Namun, saat renovasi memasuki area dapur, sang kontraktor lupa mengingatkan para kuli soal keberadaan emas yang terkubur. Benar saja, setelah pekerjaan selesai, seluruh barang berharga itu lenyap.

Lie syok sebab rugi jutaan rupiah. Pada saat itu, menurut harian Suara Pembaruan (8 Januari 1988), harga emas tahun 1969 hanya sekitar Rp490 per gram. Dengan total 6 kilogram emas, kerugiannya setara Rp2,9 juta. Namun jika dikonversikan ke nilai hari ini, emas seberat itu bisa bernilai sekitar Rp11 miliar.

Kontraktor pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi. Sayang, para kuli sudah tak lagi di Jakarta.

"Polisi menyebut para pekerja yang mendapat rezeki nomplok itu sudah berpencaran pulang ke masing-masing kampung halamannya," ungkap Lie.

Meski sempat hilang, polisi bergerak cepat. Dalam waktu singkat, tiga orang kuli berhasil ditangkap di Cirebon dan dua lainnya di Jakarta. Salah satu yang ditangkap adalah penemu pertama emas bernama Tasmah.

Tasmah ternyata sudah menjual emas 6 kg tersebut ke toko emas di Senen. Uang hasil penjualan kemudian dibagi kepada 14 orang kuli. Namun, pembagian itu tidak merata. Tasmah menjadi yang paling banyak menerima uang, yakni sekitar Rp50 ribu. Sementara yang lain hanya mendapat Rp7 ribu, Rp5 ribu. Bahkan ada yang cuma kebagian Rp100.

Dalam penyelidikan, polisi menemukan bahwa Tasmah juga berbohong kepada rekan-rekannya. Dia mengaku emas itu hanya laku Rp400 per gram. Padahal toko emas menaksir nilainya mencapai Rp560 per gram. Selisih harga itu dia ambil sendiri sebagai keuntungan pribadi.

Beruntung, kepolisian berhasil menyita kembali sebagian besar emas yang telah dijual. Lie pun akhirnya bisa tersenyum lega, meski apa yang dialami jelas menyisakan trauma panjang.

Dari kejadian ini, kita belajar bahwa menyimpan barang berharga sembarangan, sekalipun dengan niat menyembunyikannya, bisa berakhir jadi bencana. Lebih baik berhati-hati sejak awal daripada menyesal kemudian.



(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Deretan Logam Paling Cuan di 2025, Harganya "To The Moon"!

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Dorong Penelitian Musik dan Otak, Dana Riset Naik 218 Persen dalam Setahun
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Banjir Bandang di Kudus, Mobil Warga Hanyut | SAPA MALAM
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Foto: Ziarah Pramono Anung dan Para Tokoh Betawi ke Makam MH Thamrin
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Trump Sudah Diberi Opsi Serang Iran saat Demo Besar-besaran Berlanjut
• 10 jam laludetik.com
thumb
Ketahuan Nyolong Belasan Pakaian, Nenek di Pasar Tanah Abang Terpaksa Bayar Jutaan Rupiah Demi Damai
• 22 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.