Fenita Arie membagikan pengalaman spiritual yang penuh emosi saat menjalani ibadah umrah bersama keluarga.
Perjalanan religi yang semula terasa khusyuk itu berubah menjadi momen menegangkan sekaligus reflektif setelah sang suami, Arie Untung, mengalami cedera di bagian kepala.
Fenita menceritakan kejadian tersebut saat berbincang dalam sebuah acara. Ia mengungkap bahwa insiden itu terjadi sepulang dari Masjidil Haram, ketika Arie berada di kamar hotel yang memiliki jendela menghadap langsung ke Ka'bah.
"Tiba-tiba pas aku keluar kamar, dia lagi duduk, terus dia megang tangannya gitu, terus barah. Ya Allah, aku kayak, 'Ibu kamu kenapa?'" tutur Fenita mengingat momen tersebut.
Awalnya, Fenita mengaku sangat panik karena melihat darah di kepala sang suami. Ia sempat khawatir terjadi hal serius, terlebih mengingat usia Arie dan kondisi fisiknya saat itu.
Namun kemudian diketahui bahwa Arie terbentur saat berdiri di dekat jendela hotel.
"Dia tuh ngeliatin ke Aba, terus dia berdiri. Berdirinya tuh kena," jelas Fenita.
Meski tidak sampai terjadi kebocoran pada kepala, Fenita menyebut luka tersebut cukup parah. Kulit kepala Arie terkelupas hingga daging merah terlihat jelas, dan yang membuat mereka semakin tersentak, lokasi luka tersebut tepat berada di area dahi yang biasa menyentuh lantai saat sujud.
"Dan itu tuh persis pas di tempat area sujud. Makanya dia langsung bilang, 'Aduh aku kayaknya jarang ke masjid nih,'" ujar Fenita.
Fenita menilai kejadian tersebut sebagai sebuah teguran halus. Ia menyebut Arie langsung melakukan introspeksi diri dan meningkatkan ibadah setelah insiden itu.
"Baru disentil aja udah sakitnya kayak gitu," katanya.
Demi mencegah risiko infeksi, Fenita dan keluarga akhirnya membawa Arie ke klinik. Luka tersebut dibersihkan secara menyeluruh karena sebelumnya masih tampak darah yang dikhawatirkan dapat memicu infeksi.
"Karena takut infeksi, akhirnya kita ke klinik. Di situ benar-benar diserot biar bersih banget," ungkapnya.
Setelah kembali ke Indonesia, kondisi Arie disebut semakin membaik. Meski sempat muncul benjolan di kepala yang membuat Fenita mempertimbangkan pemeriksaan lanjutan seperti CT scan, dokter memastikan kondisinya aman.
"Alhamdulillah sih udah oke. Sekarang juga udah kering," jelas Fenita.
Fenita menambahkan bahwa sang suami hanya mengalami shock di awal kejadian dan tidak merasakan pusing berkepanjangan. Bahkan, setibanya di Jakarta, Arie sudah kembali beraktivitas.
"Nyampe Jakarta besoknya main padel," ucapnya sambil tersenyum.
Pengalaman tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi Fenita dan keluarga. Selain menjadi momen refleksi spiritual, perjalanan umrah yang dijalani bersama anak-anak itu justru terasa semakin berkesan.
"Malah berkesan banget sih. Kita malah pengin lama-lama di sana," tutup Fenita.




