Diduga Tenggelam di Sungai, Warga Gowa Belum Ditemukan

fajar.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, GOWA — Seorang pria dilaporkan diduga hanyut saat menyeberangi Sungai Belapunraga, Dusun Pappareang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Makassar langsung menggelar operasi pencarian dan pertolongan (SAR), Minggu (11/1/2026).

Laporan kondisi membahayakan manusia itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar dari seorang pelapor bernama Tyas.

Berdasarkan informasi awal, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 09.00 Wita.

Korban diketahui bernama Andi (30). Ia diduga tenggelam saat menyeberangi sungai bersama saudaranya, Feri, sepulang dari kebun.

Namun, Feri lebih dulu berhasil menyeberang dan pulang ke rumah.

Hingga saat ini, Andi belum ditemukan. Di sekitar lokasi penyeberangan, Feri menemukan sejumlah barang milik korban berupa topi, sandal, serta sepeda motor yang masih terparkir di area sungai.

Sebelum melapor ke Basarnas, pihak keluarga bersama warga setempat sempat melakukan pencarian secara mandiri.

Hanya saja upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga siang hari.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan operasi SAR.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, mengatakan bahwa operasi pencarian dilakukan dengan mengedepankan keselamatan personel serta koordinasi lintas instansi.

“Begitu informasi kami terima, tim rescue langsung kami kerahkan menuju lokasi. Operasi SAR dilakukan dengan melibatkan unsur terkait, termasuk BPBD, aparat setempat, dan masyarakat,” ujar Andi Sultan, Minggu malam.

“Fokus utama kami adalah pencarian maksimal dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan keamanan di lapangan,” tambahnya.

Ia menambahkan, kondisi medan sungai yang memiliki arus serta cuaca hujan menjadi perhatian serius dalam pelaksanaan operasi.

Karena itu, kewaspadaan menjadi hal utama bagi seluruh personel yang terlibat.

“Untuk tim yang sedang bertugas, kami tetap selalu mengingatkan untuk tetap waspada dan saling menjaga keselamatan tim rescue, dan juga kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada saat beraktivitas di luar rumah, terlebih pada kondisi cuaca yang tidak menentu saat ini,” tukasnya.

Dalam operasi SAR tersebut, sejumlah unsur terlibat, di antaranya Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, BPBD Kabupaten Gowa, Bhabinkamtibmas setempat, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses pencarian. (Muhsin/fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polemik Ijazah Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Ada Strategi Devide et Impera
• 12 jam lalufajar.co.id
thumb
KPK tak Lagi Tampilkan Tersangka Kasus Korupsi Saat Konferensi Pers
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
IHSG Pekan Depan Berpeluang Melaju ke 9.000, Simak Analisa 4 Saham Berikut
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Inpres Diskresi Dinilai Diperlukan untuk Percepat Pemulihan Aceh
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Harga Beras Dijaga Awal 2026, SPHP 2025 Diperpanjang hingga 31 Januari
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.