KERICUHAN pecah di wilayah Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, melibatkan dua kelompok suporter sepak bola saat berlangsungnya laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta, Minggu (11/1). Aparat kepolisian bersama TNI dikerahkan ke lokasi untuk meredam situasi yang sempat memanas.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di sekitar area sebuah kafe di Jalan Jati, Kelurahan Sawangan Baru, Kecamatan Sawangan. Kericuhan diduga dipicu oleh aksi saling provokasi antar-pendukung saat pertandingan sedang berlangsung di Stadion GBLA, Bandung.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika sekitar 50 orang pendukung Persija Jakarta sedang mengadakan acara nonton bareng (nobar). Ketegangan muncul saat skor pertandingan menunjukkan keunggulan bagi Persib.
Baca juga : DPRD Jabar Terimakasih Kepada Wagub dan Kapolda Sukses Amankan Pertandingan Persib vs Persija
"Pada saat Persib unggul, terdengar suara petasan. Sumber suara tersebut kemudian didatangi oleh perwakilan kelompok suporter The Jak dan diketahui bahwa yang menyalakan petasan merupakan pendukung Persib," ujar Made Budi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/1).
Meski sempat diredam oleh petugas Binmas dan pengurus RW setempat, suasana kembali memanas sekitar 20 menit kemudian. Sekitar 100 orang pendukung lainnya tiba di lokasi dan mendatangi sebuah rumah yang diduga dihuni oleh pendukung Persib.
"Terjadi perlawanan dengan mengarahkan kembang api ke arah kelompok suporter, yang kemudian dibalas dengan lemparan batu ke arah rumah tersebut," tambah Made Budi.
Baca juga : Bedah Gol Beckham Putra di Laga Persib Vs Persija: Naluri 'Pembunuh' dan Sepakan First-Time Mematikan
Bentrokan fisik yang berlangsung selama kurang lebih 15 menit tersebut akhirnya berhasil dikendalikan setelah personel Polsek Bojongsari bersama Koramil Sawangan dan Tim Patroli Perintis Presisi tiba di lokasi. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Bojongsari, Kompol Fauzan Thohari.
Pihak kepolisian memastikan bahwa pada pukul 18.00 WIB, situasi di lokasi kejadian telah kondusif. Massa suporter telah membubarkan diri dan meninggalkan area pemukiman warga.
"Saat ini situasi telah kondusif. Meski demikian, personel gabungan dari Polsek Bojongsari, Koramil, dan Tim Patroli Presisi tetap disiagakan di lokasi untuk mengantisipasi potensi kericuhan susulan," pungkas Made Budi. (H-4)





