GenPI.co - Gelandang Persib Bandung Thom Haye mengaku keluarganya diancam dibunuh seusai mengalahkan Persija Jakarta dengan skor 1-0 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Hal itu diungkapkan Thom Haye lewat sebuah pesan penuh emosional di akun Instagram Story pribadinya, Minggu (11/1).
Awalnya, pemain naturalisasi Timnas Indonesia itu mengaku bangga atas kemenangan timnya serta dukungan penuh bobotoh.
"Kami memenangi derbi hari ini dan saya bangga dengan tim kami serta bobotoh," tulis Thom Haye.
Namun, dia juga menyampaikan kegelisahan terhadap kondisi sepak bola nasional yang dinilainya masih sering diwarnai pelanggaran berlebihan.
Haye menyayangkan masih sering terjadinya pelanggaran keras yang dianggap tidak perlu dan justru merusak kualitas pertandingan.
Menurutnya, sikap tidak sportif tersebut menghambat perkembangan permainan.
"Pada saat yang sama, saya merasa sedih. Terlalu banyak hal yang dibayangi perilaku tidak hormat dan pelanggaran yang tidak perlu. Hal itu merusak kualitas permainan," ujar Haye.
Haye bahkan menilai situasi menjadi makin tidak sehat ketika kritik justru dibalas dengan niat berkelahi.
Tak hanya di lapangan, Haye juga menyinggung pengalaman tidak menyenangkan di luar pertandingan.
Mantan pemain Almere City itu mengaku menerima ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada keluarganya melalui media sosial.
"Dengan segala hormat, saya meminta orang-orang berhenti mengirim ancaman kematian dan pesan mengerikan kepada keluarga saya. Sepak bola seharusnya tidak pernah sampai sejauh itu," kata Haye.
Terakhir, Thom Haye mengajak seluruh pihak, baik pemain, suporter, dan pemangku kepentingan, untuk bersama-sama membangun lingkungan sepak bola yang lebih sehat dan saling menghormati.(*)
Simak video pilihan redaksi berikut ini:





