Bursa Asia Menguat, Investor Waspada Putusan Soal Legalitas Tarif AS

wartaekonomi.co.id
5 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bursa Asia ditutup menguat pada perdagangan di Jumat (9/1). Investor tengah berhati-hati menyusul rilis laporan ketenagakerjaan dan belum adanya putusan terkait legalitas tarif dari Amerika Serikat (AS).

Dilansir Senin (12/1), berikut ini adalah catatan pergerakan sejumlah indeks utama dari Bursa Asia. Semua bursa catatkan kenaikan dalam perdagangan kali ini:

  • Hang Seng (Hong Kong): Naik 0,32% ke 26.231,79
  • CSI 300 (China): Naik 0,45% ke 4.758,92
  • Shanghai Composite (China): Naik 0,92% ke 4.120,43
  • Nikkei 225 (Jepang): Naik 1,61% ke 51.939,89
  • Topix (Jepang): Naik 0,85% ke 3.514,11
  • Kospi (Korea Selatan): Naik 0,75% ke 4.586,32
  • Kosdaq (Korea Selatan): Naik 0,41% ke 947,92

Perhatian pasar sebagian besar tertuju pada potensi putusan mengenai tarif yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump

Analis Pasar Keuangan Senior Capital.com, Kyle Rodda menyebut keputusan tersebut akan menjadi faktor paling tidak terduga bagi pergerakan pasar secara global.

“Jika pengadilan membatalkan tarif , hal itu akan menjadi dorongan besar bagi sentimen pasar,” ujar Rodda.

Meski demikian, ia menilai hanya ada kemungkinan kecil kemungkinan bahwa kebijakan tarif akan dihentikan oleh Trump.

Dari  Bureau of Labor Statistics, laporan terbaru menunjukkan adanya kenaikan lapangan kerja non-pertanian sebanyak 50.000 di Desember. Sementara itu, tingkat pengangguran pada turun sesuai ekspektasi ke 4,4%.

Investor tahun ini masih memperkirakan setidaknya dua kali penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed). Namun, bank sentral itu sebelumnya mengindikasikan hanya satu kali pemangkasan suku bunga yang kemungkinan terjadi pada 2026.

Baca Juga: BEI Minta Penjelasan Soal Pergerakan Saham, Ini Jawaban Manajemen DADA

Rodda mengatakan bahwa kejutan negatif yang signifikan dari data ketenagakerjaan berpotensi menggerakkan pasar secara tajam, sementara laporan yang kuat akan memperkuat kepercayaan terhadap ketahanan pasar tenaga kerja dari AS.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Amankan 7 Remaja Hendak Tawuran di Jaktim, Sita Samurai
• 13 jam laludetik.com
thumb
Polisi Tangkap Pemuda yang Aniaya Kakek-Kakek 62 Tahun di Bandung Hingga Tewas
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gol Beckham Putra Antarkan Persib Taklukkan 10 Pemain Persija dan Puncaki Klasemen BRI Super League
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
KPK Bakal Panggil Lagi Eks Menag Yaqut yang Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Relokasi Mandek, Guru PPPK Mulai Mundur Teratur, Ekowi: MenPAN-RB Rini Jangan Cuek
• 10 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.