Bulog Usulkan Pembelian Beras SPHP di Atas Dua Pack per Orang

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA,Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengusulkan agar masyarakat dapat membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) lebih dari dua pack per orang. Usulan ini bertujuan untuk meningkatkan distribusi dan memperluas akses pangan terjangkau.

Usulan ini akan diajukan kepada Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk memastikan kebijakan berjalan terkoordinasi dan mendukung efektivitas distribusi pangan yang disubsidi oleh pemerintah. "Iya, mudah-mudahan setiap orang bisa beli beras SPHP lebih dari dua pack. Kita akan ajukan dulu ke Bapanas supaya juga turnover-nya itu juga banyak," kata Rizal di sela Rapat Kerja Nasional di Jakarta, Minggu.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Kebijakan pembelian beras SPHP di atas dua pack sebelumnya telah diterapkan di wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP) untuk menjaga keterjangkauan harga pangan bagi seluruh masyarakat. Rizal menegaskan kebijakan ini disiapkan untuk memperkuat distribusi beras program SPHP, yang mana sepanjang 2025 realisasi beras subsidi mencapai 802.939 ton dari target 1,5 juta ton.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Bulog menargetkan penyaluran beras SPHP di tahun 2026 sebanyak 1,5 juta ton dengan distribusi berkelanjutan sepanjang tahun tanpa terputus. Evaluasi menunjukkan distribusi SPHP sebelumnya belum optimal karena terfragmentasi dan sempat terhenti beberapa bulan, sehingga realisasi jauh dari target pemerintah.

Ke depan, mekanisme distribusi SPHP tetap sama namun lebih fleksibel, terutama dalam jumlah pembelian per orang agar penyaluran lebih efektif dan merata. "Penyaluran beras SPHP tahun ini ditargetkan 1,5 juta ton ke depan, yang kami akan laksanakan strateginya sepanjang tahun. Jadi tidak seperti yang lalu terpotong-potong," ujar Rizal.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Selain beras, Bulog juga menargetkan penyaluran SPHP jagung sebesar 500 ribu ton sebagai upaya penguatan stabilisasi harga pakan untuk peternak. Penyaluran SPHP dilakukan melalui berbagai kanal, termasuk Koperasi Desa Merah Putih, pasar rakyat, ritel modern, serta kegiatan Gerakan Pangan Murah.

Beras SPHP dijual sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), yaitu Rp12.500 per kilogram untuk zona 1, Rp13.100 per kilogram untuk zona 2, dan Rp13.500 per kilogram untuk zona 3.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pemkot Jakut Optimalkan Bazar UKM 2026, Targetkan Dampak Ekonomi Lebih Besar Meski Kegiatan Berkurang
• 3 jam lalupantau.com
thumb
Menari Melawan Zaman: Gek Ade dan Perjuangan Melestarikan Tari Bali
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Bulog pastikan gudang sewa 2 juta ton aman dan layak hadapi panen raya
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Korban Tewas Kerusuhan di Iran Melonjak Jadi 500 Orang, Ribuan Orang Ditangkap
• 4 jam laludetik.com
thumb
Lahan Stadion Sudiang Rawan Bersengketa! Bagaimana Nasib dan Masa Depan Calon Markas PSM Makassar Itu?
• 1 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.