Menteri Keamanan Dalam Negeri Kristi Noem Kirim Ratusan Personel ke Minneapolis, Sebut Korban ICE Teroris

mediaindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita

MENTERI Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS), Kristi Noem, mengumumkan pengiriman "ratusan" personel tambahan ke Minneapolis guna melindungi agen federal di tengah meningkatnya protes atas tewasnya seorang warga setempat, Renee Nicole Good, oleh agen imigrasi (ICE).

Personel tambahan dari Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan (CBP) dijadwalkan tiba mulai Senin (12/1) waktu setempat. Langkah ini diambil setelah gelombang demonstrasi melanda kota tersebut pasca-insiden penembakan pekan lalu.

"Kami mengirimkan lebih banyak petugas hari ini dan besok... agar individu ICE dan Patroli Perbatasan kami yang bekerja di Minneapolis dapat melakukannya dengan aman," ujar Noem dalam program Sunday Morning Futures di Fox News.

Noem Kritik Pejabat Lokal

Dalam wawancara terpisah di CNN, Noem melontarkan kritik pedas kepada Gubernur Minnesota Tim Walz dan Wali Kota Minneapolis Jacob Frey. Ia menuduh kedua pemimpin tersebut mempolitisasi insiden penembakan dan justru memicu kekerasan di masyarakat.

"Saya mendorong mereka untuk bersikap dewasa, menunjukkan kedewasaan, bertindak seperti orang yang bertanggung jawab, yang ingin masyarakat aman, dan melakukan hal yang benar," tegas Noem. Ia menuding pejabat lokal lebih memilih melindungi imigran ilegal kriminal daripada warga mereka sendiri.

Label "Terorisme Domestik" bagi Renee Nicole Good 

Noem juga tetap teguh pada klaimnya Renee Nicole Good melakukan aksi "terorisme domestik" saat insiden terjadi. Ia meyakini Good menggunakan kendaraannya sebagai senjata untuk menyerang petugas.

"Jika Anda melihat definisi terorisme domestik, itu sepenuhnya sesuai dengan situasi di lapangan," kata Noem kepada Jake Tapper dari CNN. "Individu ini... menunjukkan petugas ini ditabrak oleh kendaraannya. Dia mempersenjatai kendaraan itu. Petugas tersebut membela hidupnya sendiri serta rekan-rekan dan publik di sekitarnya."

Noem mengabaikan kemungkinan Good mungkin sedang mencoba melarikan diri. Ia menegaskan fakta yang ada menunjukkan kendaraan tersebut digunakan untuk menyerang petugas.

Akses Fasilitas ICE Dibatasi 

Di tengah memanasnya situasi, Noem mengeluarkan arahan baru yang melarang anggota Kongres mengunjungi fasilitas penahanan ICE tanpa pemberitahuan satu minggu sebelumnya. DHS berdalih langkah ini diperlukan untuk melindungi staf dan tahanan di tengah "kerusuhan yang meningkat."

Meskipun pengadilan federal sebelumnya memutuskan anggota Kongres memiliki hak untuk melakukan kunjungan mendadak ke fasilitas yang didanai negara, DHS mengklaim fasilitas penahanan ICE saat ini didanai melalui kebijakan domestik Presiden Donald Trump yang dikecualikan dari mandat tersebut.

Ketegangan ini semakin memicu perdebatan mengenai akuntabilitas agen federal dan penegakan hukum yang setara di bawah pemerintahan Trump, terutama terkait kebijakan imigrasi yang kian agresif di wilayah perkotaan. (CNN/Z-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menhaj Buka Pelatihan Petugas Haji 2026, Ingatkan Amanah Negara-Umat
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Megawati Pantau Penyaluran Bantuan ke Sumatera, Ungkit Momen saat Jadi Wapres
• 15 jam laludetik.com
thumb
Pramono Undang Sutiyoso Saksikan Bongkar Monorel, Biar Tidur Nyenyak
• 3 jam laluidntimes.com
thumb
Tommy Soeharto & Tata Cahyani siap mantu, intip 10 momen hangat siraman & pengajian Darma Mangkuluhur
• 1 jam lalubrilio.net
thumb
Yordania Ikut Serang ISIS, Pejuang Kurdi Dievakuasi dari Aleppo
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.