Trump Ancam Kuba Buat Kesepakatan dengan AS Sebelum Terlambat

idntimes.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS) kembali meningkatkan tekanan terhadap Kuba. Presiden AS Donald Trump pada Minggu (11/1/2026) secara terbuka mengultimatum Havana agar membuat kesepakatan, seraya memperingatkan aliran minyak dan dana dari Venezuela ke Kuba akan dihentikan sepenuhnya.

Pernyataan Trump muncul di tengah ketegangan kawasan pasca-operasi militer AS di Caracas pekan lalu yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Operasi tersebut dilaporkan menewaskan puluhan personel keamanan Venezuela dan Kuba.

Di sisi lain, pemerintah Kuba menegaskan tidak akan tunduk pada tekanan Washington. Havana menilai ancaman AS sebagai bentuk pemerasan politik yang melanggar kedaulatan negara.

Ketegangan ini memicu spekulasi luas mengenai stabilitas pemerintahan komunis Kuba, terutama setelah AS memperketat blokade minyak Venezuela yang selama ini menjadi penopang utama ekonomi Havana.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ahmad Khozinudin: Target Jokowi Bukan Eggi Sudjana, tapi Memecah Perjuangan Rakyat
• 21 jam lalufajar.co.id
thumb
Papan Digital Bikin Kimia Makin Seru di SMA Sleman
• 20 jam lalutvrinews.com
thumb
Rahman Syamsuddin: Siri’na Pacce Harus Jadi Benteng Moral Kemenag Usai Skandal Haji
• 22 jam lalufajar.co.id
thumb
KPK Sita Rp6,38 Miliar Terkait Kasus Suap Pajak di Jakut
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Na Daehoon Bantah Tuduhan KDRT: Fitnah!
• 22 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.