Demi Keselamatan, Kapal Dilarang Berlayar di Malam Hari di Perairan TN Komodo

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Provinsi NTT melarang pergerakan kapal di malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo, meski pelayaran khusus kawasan wisata sudah dibuka kembali.

Kepala KSOP Labuan Bajo, Stephanus Risdiyanto, mengatakan selama beberapa hari terakhir aktivitas pelayaran wisata tidak dapat dilakukan karena informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan adanya gelombang tinggi.

“Namun berkat kerja sama dan komunikasi yang baik dengan BMKG, pada Kamis (8/1) kemarin telah dirilis informasi cuaca yang lebih spesifik untuk wilayah wisata,” katanya seperti dikutip Antara.

Berdasarkan data tersebutlah maka pada Jumat (9/1) kondisi cuaca di daerah pelayaran dinyatakan aman.

Dia menambahkan berdasarkan informasi tersebut maka pelayaran wisata di Labuan Bajo kembali dibuka mulai Sabtu (10/1) dengan tetap memperhatikan syarat dan ketentuan sebagaimana tercantum dalam pengumuman resmi KSOP.

Bukan Penghentian Aktivitas Wisata

KSOP menegaskan larangan tersebut tidak dimaknai sebagai penghentian seluruh aktivitas wisata, melainkan pembatasan pergerakan kapal pada malam hari demi keselamatan pelayaran.

“Yang dimaksud larangan pelayaran malam adalah tidak melakukan pergerakan kapal pada malam hari, terutama di titik-titik berisiko,” ujar dia.

Dia menambahkan wisatawan dapat melakukan perjalanan pada pagi atau siang hari, namun pada malam hari kapal harus berlindung dan menetap sementara.

Sebagai contoh, kapal wisata tidak diperkenankan melintasi jalur tertentu seperti Selat Padar pada malam hari.

Namun demikian, paket wisata seperti tiga hari dua malam tetap dapat dilaksanakan tanpa pergerakan kapal pada malam hari di lokasi-lokasi berisiko tinggi.

KSOP menjelaskan pembukaan kembali pelayaran wisata ini bertujuan untuk membantu pemulihan aktivitas pelaku usaha pariwisata seiring membaiknya kondisi cuaca, sekaligus mendukung proses pencarian korban kecelakaan laut.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Info THR 2026, Begini Ketentuan, Nominal hingga Jadwal Pencairannya
• 8 jam lalufajar.co.id
thumb
Senin Pagi Mencekam, Pohon Angsana 10 Meter Roboh Tutup Jalan Kemang Raya
• 7 jam lalumerahputih.com
thumb
Hasil BRI Super League: Gulung Semen Padang, Persis Sukses Akhiri Tren 15 Laga Tanpa Kemenangan
• 19 jam lalubola.com
thumb
Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Hari Senin: Hujan Ringan Sepanjang Hari
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Ledakan Bom Guncang Belasan SPBU di Thailand Selatan, 4 Orang Terluka
• 7 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.