Banjir Arteri, Polisi Izinkan Sepeda Motor Masuk Tol Sunter dan Jembatan 31

suara.com
4 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • PJR Polda Metro Jaya mengizinkan motor melintas di tol Jakarta pada 12 Januari 2026 karena banjir.
  • Dua ruas tol sementara dibuka: Sunter-Kebun Bawang dan Jembatan 31-Angke untuk motor.
  • Rekayasa lalu lintas darurat ini berlangsung sekitar 20 menit tanpa insiden berarti.

Suara.com - Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengizinkan kendaraan roda dua atau sepeda motor melintas di ruas jalan tol pada Senin (12/1/2026). Kebijakan ini diterapkan menyusul banjir yang menggenangi sejumlah jalan arteri di Jakarta Utara dan tidak dapat dilalui pengendara motor.

Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Dhanar Dhono Vernandhie mengatakan rekayasa lalu lintas dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat terdampak banjir.

“Benar sekali, hari ini Senin, 12 Januari 2026, kami Satuan PJR Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa lalu lintas terhadap kendaraan roda dua untuk memasuki ruas jalan tol,” kata Dhanar kepada wartawan.

Dhanar menjelaskan, terdapat dua ruas tol yang dibuka sementara untuk pengendara motor. Pertama, dari Gerbang Tol Sunter menuju keluar Kebun Bawang. Kedua, dari Gerbang Tol Jembatan 31 dengan tujuan keluar Angke.

“Yang pertama ruas yang dimasuki adalah dari Gerbang Tol Sunter mengarah ke keluaran Kebun Bawang. Kemudian yang kedua dari Gerbang Tol Jembatan 31 dan keluar di Angke,” ujarnya.

Rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan karena genangan air di Jalan Yos Sudarso dan Jalan Peluit Raya membuat jalur arteri tidak dapat dilintasi kendaraan roda dua.

“Mengapa ini kami laksanakan? Karena di arteri, di Jalan Yos Sudarso dan Peluit Raya terjadi genangan dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, sehingga kami melakukan pelayanan masyarakat berupa rekayasa lalu lintas untuk mengarahkan kendaraan roda dua ke jalan tol,” ucap Dhanar.

Menurut dia, rekayasa lalu lintas itu berlangsung sekitar 20 menit hingga kondisi kembali normal. Selama pelaksanaan, tidak terjadi kecelakaan maupun gangguan keamanan dan ketertiban lalu lintas.

“Durasi yang kami laksanakan untuk kegiatan ini berkisar sekitar 20 menit dan saat ini situasi sudah normal kembali. Dari kegiatan rekayasa lalu lintas tersebut, kami laporkan tidak ada kecelakaan lalu lintas maupun gangguan atau hal-hal lain,” tuturnya.

Baca Juga: Banjir Jakarta Meluas, 22 RT dan 33 Ruas Jalan Tergenang Jelang Siang Ini

Sebelumnya diberitakan, hujan deras mengguyur Jakarta dan menyebabkan banjir di sejumlah jalan arteri, termasuk kawasan Sunter, Podomoro, dan Rawa Bokor.

Genangan air setinggi hingga 60 sentimeter membuat arus lalu lintas tersendat dan memicu kepadatan di sejumlah pintu keluar tol, sehingga polisi melakukan berbagai rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
• 37 menit lalusuara.com
thumb
Di Tahun 2025, Ada Lebih dari 6,4 Juta Unit Motor Terjual
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
Prabowo Bakal Resmikan Modernisasi Kilang Pertamina di Balikpapan
• 1 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Banjir Bandang di Kudus, Mobil Warga Hanyut | SAPA MALAM
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Pemerintah Terus Berupaya Memperkuat Industri Nasional dan Hilirisasi
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.