Akhir Kisah Pasangan Apri/Fadia, PBSI Siapkan Kombinasi Baru

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Pelatih ganda putri Indonesia Karel Mainaky mengungkapkan bahwa pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti tak bisa lagi dipertahankan.

Karel Mainaky memastikan ada perombakan dalam pasangan utama sektor ganda putri binaan PBSI.

Karel menyebut tim pelatih memutuskan bakal memecah duet Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Lanny Tria Mayasari/Amallia Cahaya Pratiwi.

Keputusan itu diambil setelah mengevaluasi performa ganda putri Indonesia sepanjang 2025 yang dinilai belum sesuai ekspektasi.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display("div-gpt-ad-parallax"); });

Karel mengatakan bahwa Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi sudah tidak bisa lagi dipertahankan untuk ke depannya.

"Kami sudah memberikan kesempatan beberapa pertandingan kepada Apri/Fadia dan Lanny/Tiwi, tetapi hasilnya belum memuaskan. Saya kira sudah tidak bisa lagi diteruskan," ucap Karel Mainaky dalam keterangan resmi PBSI, Senin (12/1/2026).

Baca Juga

  • Final Malaysia Open 2026 Tanpa Wakil Indonesia, Ini Link Live Nonton dan Jadwalnya
  • Malaysia Open 2026: Jonatan Christie Lolos ke Semifinal, Putri KW dan Ganda Putri Berakhir di 8 Besar
  • Malaysia Open 2026: Jonatan Christie dan Sabar/Reza Terhenti di Semifinal

Untuk mengatasi hal ini, Apriyani akan dipasangkan dengan Lanny, sementara Fadia akan bertandem dengan Tiwi.

Karel menjelaskan kombinasi tersebut dipilih berdasarkan kebutuhan teknis masing-masing pemain.

"Fadia lebih membutuhkan yang punya power di belakang dan Tiwi punya kelebihan itu. Sementara Apri sekarang membutuhkan pasangan yang bisa rotasi dan juga punya power, Lanny saya rasa bisa mengisi pos tersebut," ucap Karel.

Kedua pasangan baru itu dijadwalkan melakoni debut dalam turnamen BWF Super 500 Indonesia Masters 2026 yang berlangsung pada 20-25 Januari.

Di luar kedua ganda putri itu, Karel mengaku cukup puas dengan perkembangan pasangan lainnya yakni Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari.

Rachel/Febi merengkuh gelar Super 500 Australian Open 2025, sementara Ana/Trias menjadi runner-up.

Keempat pasangan itu juga masuk dalam proyeksi jangka menengah menuju Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang pada 19 September–4 Oktober.

"Untuk proyeksi Asian Games memang saya ingin mendorong Rachel/Febi dan Ana/Trias, tetapi kami tidak menutup kesempatan bagi pasangan baru ini jika memang performanya lebih baik," tutur Karel.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Google hapus sebagian ringkasan AI Overviews terkait topik kesehatan
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Owen Cooper dan Erin Doherty Sabet Piala Golden Globes Berkat Serial Adolescence
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Momen Hangat Megawati Dicium Prananda dan Puan Usai Rakernas PDIP 2026, Bahas Isu Strategis hingga Bencana di Aceh
• 19 jam lalupantau.com
thumb
One Battle After Another dan Adolescence Berjaya! Ini Daftar Lengkap Pemenang Golden Globe Awards 2026
• 5 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Raditya Dika Bongkar Mindset Keuangan Bareng Timothy Ronald: Investasi Bukan Jalan Pintas Kaya!
• 19 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.