JAKARTA, DISWAY.ID -- Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melaporkan saat ini sudah ada 166 sekolah rakyat yang telah beroperasi di 34 provinsi Indonesia.
Adapun rincinnya yaitu 60 sekolah beroperasi di bulan Juli 2025, 37 sekolah di Agustus dan 66 titik di akhir September dan awal Oktober.
"Perlu kami sampaikan bahwa 60 titik sekolah rakyat beroperasi pada bulan Juli tahun 2025, 37 titik pada Agustus dan 66 titik di akhir September dan awal Oktober. Total 166 titik yang tersebar di 34 provinsi dan 131 kabupaten/kota seluruh Indonesia," kata Gus Ipul dalam peresmian 166 Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan, Senin, 12 Januari 2026.
BACA JUGA:Akibat Genangan Air di Jalan Arteri, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Izinkan Motor Melintas Tol Sunter–Angke
BACA JUGA:Update Titik Genangan dan Banjir di Jakarta Hari ini: Jakarta Utara Terparah dari Baywalk hingga PIK Avenue
Gus Ipul menjelaskan 166 sekolah rakyat itu menampung 15.954 siswa dan telah merekrut 2.218 guru dan 4.889 tenaga pendidikan.
"Keseluruhannya menampung 15.954 siswa, 2218 guru, dan 4889 tenaga kependidikan," jelasnya.
Gus Ipul menjelaskan bahwa sekolah rakyat merupakan sebagai upaya untuk memotong rantai kemiskinan.
"Mereka yang bisa digolongkan sebagai the invisible people, seringkali kita tidak melihat dan merasakan penderitaan mereka. Untuk itu, kami berusaha menerjemahkan penyelenggaraan sekolah rakyat dengan melakukan penjangkauan kepada mereka dari keluarga paling tidak mampu," imbuhnya.


/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2026%2F01%2F07%2F2d62191c-fa75-386b-a771-a3049cbf78a4.jpg)
