Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sempat bergetar menahan rasa haru saat menutup sambutannya dalam laporan peresmian program Sekolah Rakyat (SR).
Gus Ipul menilai program Sekolah Rakyat ini sebagai sebuah tonggak sejarah.
“Karena ini saya anggap sejarah. Bismillahirrahmanirrahim. Kami ingin memastikan gagasan ini dikenang sebagai peristiwa sejarah,” ungkap Gus Ipul di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).
Gus Ipul lantas mengungkapkan kata-kata mutiara yang menyanjung Prabowo.
“Saat harapan tidak lagi diwariskan sebagai masa lalu, melainkan disiapkan sebagai masa depan. Dan kelak ketika anak-anak di tepian sungai, lereng bukit, dan sudut-sudut negeri berdiri sejajar di tengah bangsa ini, orang akan berkata pelan,” ucap Gus Ipul.
“Di masa itu, pernah ada seorang presiden yang menanam harapan dan menamainya Sekolah Rakyat. Presiden itu adalah Jenderal TNI Purnawirawan Prabowo Subianto,” lanjutnya dengan nada bergetar.
Gus Ipul memaparkan, program SR ini merupakan gagasan Prabowo sebagai usaha untuk memutus rantai kemiskinan.
“Inilah wujud nyata gagasan presiden, negara hadir membela yang lemah. Sekolah Rakyat adalah sistem rekayasa sosial yang teruji dan terpuji,” tuturnya.





