WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kesal dengan respons perusahaan minyak Exxon yang ogah berinvestasi di Venezuela.
Bahkan, Trump mengancam akan memblokir Exxon dari Venezuela setelah CEO perusahaan itu, Darren Wood, menyebutkan bahwa Venezuela merupakan negara tak layak investasi.
Perusahaan minyak AS mengungkapkan rasa skeptis untuk berinvestasi di Venezuela saat pertemuan di Gedung Putih pekan lalu. Dalam kesempatan itu, Trump bertemu dengan 17 CEO perusahaan minyak terkemuka.
Baca Juga: Trump Klaim Pemimpin Iran Ingin Bernegosiasi, Opsi Operasi Militer Tetap Diapungkan
Ketika itu, Darren Woods mengatakan kepada Trump, Venezuela harus mengubah hukumnya jika ingin menarik peluang investasi.
Adapun Trump dalam pertemuan tersebut menyerukan perusahaan-perusahaan minyak AS mengeluarkan USD100 miliar atau setara Rp1.685 triliun untuk revitalisasi industri minyak Venezuela.
Pandangan skeptis Woods pun menjadi tajuk berita yang dominan, melemahkan harapan Gedung Putih membangun momentum dari keterlibatannya dengan para eksekutif minyak paling terkemuka di dunia.
Trump pun mengaku kesal dengan pandangan skeptis Woods.
"Saya tak menyukai respons Exxon. Saya mungkin akan cenderung menjauhkan Exxon. Saya tak suka tanggapan mereka. Mereka terlalu pura-pura pintar," katanya dilansir dari The Guardian.
Exxon saat ini belum berkomentar terkait pernyataan Trump tersebut.
Penulis : Haryo Jati Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : The Guardian
- donald trump
- exxon
- venezuela
- minyak venezuela
- berinvestasi
- trump kesal

