Warga Tempati TPU Kebon Nanas Kini Huni Rusun: Buat Lansia Gratis Seumur Hidup

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Warga yang sempat menghuni kawasan TPU Kebon Nanas kini bisa tersenyum. Mereka sudah bisa menempati Rusunawa Pulo Gebang, Jakarta Timur, sebagai kompensasi atas relokasi yang mereka alami.

"Keluarganya kurang lebih 103 KK, dan dari 103, 73 yang bersedia dipindahkan ke rumah susun, 30 keluarga akan mencari tempat tinggal sendiri," ucap Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam penyerahan dan pelepasan kunci bagi warga Rusunawa Pulo Gebang, Jakarta, Senin (12/1).

Pramono mengatakan, warga tetap membayar sewa selama menempati Rusunawa Pulo Gebang. Tapi, ada beberapa pengecualian untuk warga dengan kondisi tertentu.

"Enam bulan gratis. Lansia gratis seumur hidup," kata Pramono.

Pram mengatakan, sengaja memberikan gratis 6 bulan karena warga yang baru pindah harus beradaptasi dengan kondisi baru. Salah satunya lokasi tinggal dengan pekerjaan yang selama ini ditekuni.

Rusunawa Pulo Gebang memiliki berbagai fasilitas di antaranya taman bermain, jogging track, masjid, hingga lapangan futsal. Dengan menempati rusunawa ini, warga berharap dapat dilihat lebih manusiawi.

"Harapannya sudah pasti ingin yang lebih baik lagi, Pak. Kehidupan kita yang selama ini dicap jelek gitu ya karena menempati lahan TPU gitu. Dengan pindah ke rumah susun harapannya kita lebih manusiawi lagi," ucap salah satu warga saat dimintai keterangan oleh Pramono.

Relokasi warga TPU Kebon Nanas ke Rusunawa Pulo Gebang merupakan salah satu program Pemprov DKI Jakarta dalam mengatasi keterbatasan lahan TPU di Jakarta.

"Maka warga di TPU itu yang ditempati oleh kurang lebih 3.000 (makam), yang bisa menampung nantinya untuk 1.000 makam baru," kata Pramono.

Pramono mengakui relokasi ini memerlukan adaptasi bagi warga, sehingga ia memutuskan untuk memberikan ketentuan gratis. Selain itu, Pramono juga meminta kepada para stakeholders untuk mendampingi warga dalam proses adaptasi tersebut.

"Saya minta kepada jajaran terutama Dinas Sosial, Wali Kota terkait, kemudian Dinas Perumahan untuk membantu terutama pendidikan anak dan juga mata pencaharian," tutur Pramono.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Saya Tak Punya Tongkat Nabi Musa, Tidak Bisa Seketika
• 8 jam lalukumparan.com
thumb
Investigasi Inspektorat Jelang Pilrek Unhas Picu Kekhawatiran
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PB Kopri Tekankan Partisipasi Publik dan Keterwakilan Perempuan dalam Pemilihan Kepala Daerah​​​​​​​
• 3 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Penertiban Betor di Pasuruan Diwarnai Keributan, Pengemudi Tantang Satpol PP dengan Pecut
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Hujan Deras dan Macet, Sejumlah Rute Bus Transjakarta Terlambat
• 13 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.