Grup Sinarmas (GEMS) Habiskan Rp31,44 Miliar Eksplorasi Batu Bara di kuartal IV-2025

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Belanja eksplorasi tersebut berasal dari aktivitas dua entitas anak usaha, yakni PT Borneo Indobara (BIB) dan PT Barasentosa Lestari (BSL).

Grup Sinarmas (GEMS) Habiskan Rp31,44 Miliar Eksplorasi Batu Bara di kuartal IV-2025 (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - Emiten batu bara Grup Sinarmas, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), menghabiskan biaya eksplorasi sebesar Rp31,44 miliar sepanjang Kuartal IV-2025.

Belanja eksplorasi tersebut berasal dari aktivitas dua entitas anak usaha, yakni PT Borneo Indobara (BIB) dan PT Barasentosa Lestari (BSL).

Baca Juga:
10 Emiten Antre IPO Triliunan, Laba GEMS Turun 52%!

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Senin (12/1/2026), BIB merealisasikan dana eksplorasi sebesar Rp30,26 miliar dari total alokasi anggaran Rp43,02 miliar. Dana tersebut digunakan untuk kegiatan eksplorasi praproduksi, eksplorasi pengembangan, serta pengeboran geoteknik di area Girimulya Utara.

Aktivitas eksplorasi BIB dilaksanakan oleh Departemen Survey, Geotech & Exploration (SGE) dengan metode open hole dan partial coring. Sepanjang periode tersebut, BIB menyelesaikan 37 lubang bor dengan total kedalaman pengeboran mencapai 5.578,28 meter dan kegiatan logging sepanjang 5.143,60 meter.

Baca Juga:
GEMS Kejar Produksi 51 Juta Ton meski Harga Batu Bara Kian Tertekan

Sementara itu, PT Barasentosa Lestari (BSL) merealisasikan biaya eksplorasi sebesar Rp1,18 miliar dari total anggaran Rp1,27 miliar. 

Dana ini digunakan untuk kegiatan pengeboran open hole, partial coring, dan full coring guna memperoleh sampel kualitas batu bara serta sampel geoteknik di area Blok Muara Lakitan.

Baca Juga:
Siapa Pemilik Saham GEMS? Emiten Batu Bara, Intip Lokasi Konsesi dan Kinerjanya

Hingga akhir 2025, kegiatan pengeboran eksplorasi BSL di Blok Muara Lakitan telah menyelesaikan 15 lubang bor dengan total kedalaman mencapai 1.542,50 meter.

Selain itu, kegiatan pengeboran BSL di Blok Belani dilakukan oleh PT Indonesia Carbon Energy (ICE) dengan mengoperasikan tiga unit rig. Proyek tersebut berada di bawah supervisi Section Geology dan Geotech, Departemen Mine Planning & Technical Service BSL.

Baca Juga:
Anak Usaha Golden Energy (GEMS) Peroleh Pinjaman dari Bank Mandiri (BMRI) Rp900 Miliar

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
RDMP Balikpapan Diresmikan, Ketua Komisi XII DPR Apresiasi Sebut Ini
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Hat-trick Martinelli Antar Arsenal Bungkam Portsmouth 4-1 di Babak 32 Besar Piala FA
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Dunia Makin Panas, Iran Berani Ancam Balik AS dan Israel
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
81 Bazar UMKM Digelar Sepanjang 2025 di Jakarta Utara, Omzet Tembus Rp3,3 Miliar
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Tomas Trucha Selalu Suarakan Evaluasi Pemain, Rupanya Pelatih Lebih Mendesak Dievaluasi
• 13 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.