IHSG Anjlok 52 Poin pada Penutupan Awal Pekan Kedua Januari, Ini Biang Keroknya

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada perdagangan sesi kedua. IHSG anjlok 0,58 persen atau 52,08 poin ke level 8.884,72 pada penutupan Senin, 12 Januari 2026. 

Berdasarkan pantauan VIVA, IHSG merosot 100 poin ke level 8.725 sekitar 30 menit jelang penutupan pasar. Bahkan, indeks domestik sempat mencapai titik psikologis di level 9.000.

Baca Juga :
IHSG Ditutup Rontok Akibat Aksi Ambil Untung Tapi 3 Saham Ini Tetap Perkasa
IHSG Diprediksi Reli Uji Level 9.000, Analis Jagokan 5 Saham Potensial Cuan Ini

Nilai transaksi di pasar reguler sepanjang sesi perdagangan sebesar Rp 38,83 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 5,06 juta. 

IHSG Ditutup Melemah
Photo :
  • ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

Tim Analis Phintraco Sekuritas menyoroti aksi ambil untung (profit taking), terutama terhadap saham-saham konglomerasi yang telah reli dan menjadi kontributor penguatan IHSG. Pelemahan saham-saham tersebut disinyalir juga mengantisipasi pengumuman MSCI mengenai kebijakan baru perhitungan free float yang akan diumumkan pada akhir bulan ini. 

"Profit taking tersebut telah memicu terjadinya panic selling sehingga sempat membuat IHSG tertekan hingga level 8,715, sebelum akhirnya membaik namun masih ditutup di area negatif," jelas Tim Analis Phintraco Sekuritas dikutip dari riset hariannya, Senin, 12 Januari 2026.

Dari sisi teknikial, IHSG ditutup di bawah level MA5. Indikator MACD dan Stochastic RSI mengindikasikan potensi berlanjutnya koreksi yang didukung oleh volume jual.

Sektor konsumer siklikal dan industri mencetak penguatan tertinggi sebesar 2,22 persen. Sektor trasnportasi menyusul kenaikan sebesar 0,75 persen. 

Sebaliknya, sektor infrastruktur terkoreksi tajam sebesar 2,37 persen. Sektor terknologi tergelincir 1,68 persen dan sektor energi menyusut 1,39 persen. 

Meskipun IHSG mengalami tekanan cukup kuat, beberapa emiten saham tetap perkasa. Berikut tiga saham catat lonjakan harga tertinggi di jajaran 45 saham unggulan. 

PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR)

Saham ADMR melejit 10,86 persen atau 190 poin dan ditutup menjadi 1.940.

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA)

Saham MDKA melambung 7,04 persen atau 190 poin ke level 2.890.

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Hasil positif juga dicatatkan saham ANTM sebesar 5,51 persen atau 200 poin ke posisi 3.830. 

Baca Juga :
IHSG Anjlok pada Perdagangan Sesi I, Intip 3 Saham di Jajaran LQ45
Bursa Asia Bergerjolak Tertekan Aksi Ambil Untung di Wall Street
IHSG Berpeluang Rebound Pesat, Intip 5 Saham Potensial Cuan Jagoan Analis

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hasil Liga Belanda: Ajax tekuk Telstar, PSV hajar Excelsior
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Luncurkan Sekolah Rakyat, Prabowo Beri Motivasi Siswa dan Apresiasi Pemerintah
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
UBS Proyeksi 2026 Jadi Tahun Transisi Bagi Pasar Minyak, Begini Alasannya
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
23 Jalan di Jakarta Tergenang Imbas Curah Hujan Tinggi, Ini Lokasinya
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Kemlu: Kami Pantau WNI di Iran, Belum Perlu Evakuasi
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.