Obat ambeien untuk ibu menyusui umumnya aman bila berupa salep atau supositoria yang bekerja lokal di area anus. Bisa juga dikombinasikan dengan pelunak feses dan perubahan gaya hidup.
Namun, tetap penting berkonsultasi ke dokter sebelum minum obat oral tertentu, ya, Bunda, terutama bila wasir terasa sangat nyeri, sering berdarah, atau tidak membaik setelah perawatan rumahan.
Artikel Terkait: 11 Langkah Atasi Ambeien Setelah Melahirkan, Bunda Wajib Tahu Apa Obat Ambeien yang Aman untuk Ibu Menyusui?Melansir Healthline, untuk ibu menyusui, obat ambeien yang paling aman biasanya berbentuk obat oles (salep, krim, atau supositoria) yang dioleskan langsung ke anus sehingga penyerapan ke darah dan ASI sangat minimal.
Berbagai panduan laktasi menyebutkan bahwa sediaan lokal yang mengandung anestesi lokal seperti lidokain, kortikosteroid ringan seperti hidrokortison, serta pelindung kulit seperti zinc oxide umumnya dianggap kompatibel dengan menyusui karena masuk ke ASI dalam jumlah sangat kecil.
Obat-obat ini biasanya berfungsi mengurangi nyeri, gatal, dan bengkak, tetapi tetap perlu diikuti dengan pencegahan konstipasi agar tidak kambuh.
Selain obat oles, dokter kadang merekomendasikan pelunak feses (stool softener) tertentu yang dinilai aman di masa menyusui untuk mempermudah buang air besar tanpa mengejan berlebihan.
Hindari mengonsumsi obat yang mengandung kodein untuk nyeri karena dapat memengaruhi bayi dan memperparah sembelit, sehingga justru membuat wasir makin berat.
Bagaimana Cara Mengobati Wasir saat Menyusui?Melansir WebMD, mengobati wasir saat menyusui idealnya dimulai dari perawatan rumahan, kemudian dilanjutkan obat bila perlu. Dokter dan situs kesehatan internasional menyarankan ibu untuk:
Meningkatkan asupan serat (buah, sayur, biji-bijian) dan minum air yang cukup agar tinja lembut. Menggunakan pelunak feses yang aman pada masa menyusui jika disarankan dokter. Melakukan sitz bath (merendam area anus dengan air hangat beberapa kali sehari) untuk mengurangi nyeri dan bengkak.Bila keluhan cukup berat, penggunaan salep atau supositoria wasir bisa membantu meredakan nyeri dan gatal karena obat bekerja langsung di lokasi pembuluh darah yang bengkak.
Kompres dingin atau es yang dibungkus kain bersih juga dapat dipakai beberapa menit untuk mengurangi pembengkakan di area anus.
Segera temui dokter bila wasir sering berdarah, nyeri sangat hebat, muncul demam, atau benjolan tidak mengecil setelah beberapa minggu, karena sebagian kasus membutuhkan tindakan medis khusus.
Artikel Terkait: 15 Nutrisi yang Baik untuk Ibu Menyusui dan Tumbuh Kembang Bayi Obat Ambeven Apa Boleh untuk Ibu Menyusui?Obat ambeven tidak direkomendasikan untuk dikonsumsi ibu menyusui maupun ibu hamil.
Pasalnya, sejauh ini belum ada penelitian yang membuktikan keamanan dan kelayakan obat Ambeven untuk ibu hamil maupun ibu menyusui.
Oleh karena itu, jika Bunda sedang hamil dan menyusui, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu mengenai penggunaan Ambeven.
Obat hanya boleh dipakai jika manfaatnya lebih besar dibandingkan dengan risiko yang mungkin terjadi.
Artikel Terkait: 20 Makanan yang Baik untuk Ibu Menyusui agar ASI Melimpah Ambeien Biar Kempes Pakai Apa?Agar ambeien cepat “kempes”, kombinasi perubahan gaya hidup, perawatan rumahan, dan obat lokal biasanya lebih efektif daripada hanya mengandalkan satu jenis obat. Rekomendasi umum meliputi:
Diet tinggi serat dan cairan yang cukup untuk mencegah atau mengatasi konstipasi. Pelunak feses yang aman selama menyusui sesuai anjuran dokter. Sitz bath dengan air hangat 10–15 menit beberapa kali sehari untuk mengurangi nyeri dan bengkak.Jika ambeien tidak kunjung sembuh, tidak ada salahnya untuk langsung periksakan diri ke dokter, ya, Bunda.
***
What medications are safe while breastfeeding?
https://health.clevelandclinic.org/breastfeeding-safe-medications
How to deal with hemorrhoids after pregnancy
https://www.healthline.com/health/hemorrhoids-after-pregnancy
Breastfeeding and medications: What’s safe?
https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/in-depth/breastfeeding-and-medications/art-20043975
Haemorrhoid (piles), anal fissure treatment and breastfeeding
https://www.breastfeedingnetwork.org.uk/factsheet/haemorrhoids
Treating rectal and anal disorders during breastfeeding
https://www.sps.nhs.uk/articles/treating-rectal-and-anal-disorders-during-breastfeeding
Medications and breastfeeding
https://thelactationstation.co.nz/blogs/breastfeeding-tips-info/medications-and-breastfeeding
What to do if you have postpartum hemorrhoids
https://www.webmd.com/baby/what-to-do-if-you-have-postpartum-hemorrhoids
Postpartum hemorrhoids: Your biggest questions answered
https://flo.health/being-a-mom/recovering-from-birth/postpartum-problems/postpartum-hemorrhoids
Postpartum hemorrhoids: Causes, treatment and healing tips after childbirth
https://femia.health/health-library/being-a-mom/recovering/postpartum-hemorrhoids
What causes postpartum hemorrhoids?
https://en.dsfhriyadh.fakeeh.care/blog/postpartum-hemorrhoids
Haemorrhoids in pregnancy and breastfeeding (Patient brochure). [PDF]
Apakah Degirol Aman Dikonsumsi untuk Ibu Menyusui?
Amankah Minum Paracetamol untuk Ibu Menyusui? Ini Kata Dokter!
Amankah Minum Ibuprofen untuk Ibu Menyusui? Ini Penjelasannya!




/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2022%2F12%2F09%2Fead49abf-30ad-47bd-ae55-e42ea6195993.jpg)