Aurelie Moeremans Tuangkan Luka Batin Lewat Buku Broken Strings, Angkat Kisah Patah Hati dan Bangkit

grid.id
13 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Nama Aurelie Moeremans kembali menjadi perbincangan publik. Aktris dan penyanyi berdarah Belgia–Indonesia itu kini menunjukkan sisi lain dirinya lewat sebuah buku berjudul Broken Strings yang berisi curahan emosi dan refleksi personal tentang luka batin.

Selama ini dikenal ceria di layar kaca, Aurelie Moeremans justru menghadirkan sisi rapuh yang jarang terlihat publik. Melalui buku pertamanya yang berjudul Broken Strings, ia menuliskan pengalaman tentang patah hati, kehilangan, dan proses berdamai dengan kenyataan hidup.

Buku tersebut menjadi ruang bagi Aurelie untuk berbicara jujur tentang fase-fase sulit yang pernah ia lalui. Tulisan-tulisannya menggambarkan perasaan kosong, kecewa, hingga kelelahan emosional yang kerap datang tanpa bisa dihindari.

Broken Strings tidak hanya berisi kesedihan, tetapi juga perjalanan bangkit perlahan. Aurelie menekankan bahwa luka bukan untuk disembunyikan, melainkan dipahami agar seseorang bisa melangkah lebih kuat.

Dalam bukunya, Aurelie Moeremans banyak mengangkat tema relasi, ekspektasi yang runtuh, serta realitas yang tak selalu sejalan dengan harapan. Setiap potongan tulisan terasa personal dan dekat dengan pengalaman banyak orang.

Menariknya, Aurelie tidak memposisikan dirinya sebagai sosok yang selalu tegar. Ia justru menunjukkan bahwa merasa rapuh adalah bagian dari proses menjadi manusia seutuhnya.

Gaya bahasa yang sederhana namun emosional membuat Broken Strings mudah dicerna, terutama oleh pembaca muda yang tengah menghadapi fase pencarian jati diri atau luka emosional.

Buku ini juga menandai langkah baru Aurelie Moeremans dalam berkarya. Tak hanya dikenal sebagai aktris dan musisi, ia kini memperlihatkan kemampuannya merangkai kata dan menyampaikan pesan lewat tulisan.

Banyak pembaca menilai Broken Strings sebagai karya yang jujur dan relevan. Tema patah, kehilangan, dan penyembuhan menjadi isu universal yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Lewat buku ini, Aurelie seolah ingin menyampaikan pesan bahwa tidak apa-apa untuk merasa lelah dan terluka, selama seseorang mau terus belajar mengenal dirinya sendiri.

Broken Strings pun menjadi bukti bahwa di balik sorotan dunia hiburan, Aurelie Moeremans adalah sosok yang juga mengalami pergulatan batin seperti manusia pada umumnya.

 

Dengan keberanian menuangkan isi hati ke dalam buku, Aurelie Moeremans membuka babak baru dalam perjalanan hidup dan kariernya, sekaligus mengajak pembaca untuk tidak takut menghadapi luka dan proses penyembuhan. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PSSI Buka Suara soal Penunjukan John Herdman: Pengalaman di Timnas
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Besok, Prabowo Bakal Cek Progres Pembangunan Megaproyek IKN
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Cara Membangun Riwayat Kredit yang Baik Sejak Dini
• 19 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Lewat RAW Festival, Jalin Foundation Upgrade Kualitas Remaja Jakarta
• 12 jam laluidntimes.com
thumb
Sekolah Rakyat Bisa Tekan Kemiskinan, Mutu Jadi Kunci
• 16 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.