MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta memastikan perjalanan kereta jarak jauh tak terdampak cuaca ekstrem yang terjadi pada Senin (12/1).
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo mengatakan, bahwa KAI Daop 1 Jakarta secara aktif berkoordinasi dan bekerja sama dengan BMKG Stasiun Meteorologi untuk memperoleh informasi prakiraan cuaca terkini.
Informasi tersebut digunakan sebagai dasar langkah antisipasi operasional agar perjalanan kereta api tetap berjalan aman dan lancar.
“Kerja sama dengan BMKG kami lakukan untuk memantau perkembangan cuaca secara berkala sehingga potensi dampak cuaca ekstrem dapat diantisipasi lebih dini, baik dari sisi operasional maupun pelayanan kepada pelanggan,” ujar Franoto dalam keteranganya kepada wartawan di Jakarta, Senin (12/1).
Baca juga:
BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jakarta hingga 13 Januari 2026, Warga Diminta Waspada
Franoto menambahkan, meskipun cuaca hujan, hingga saat ini perjalanan kereta api di wilayah Daop 1 Jakarta masih berjalan normal sesuai jadwal.
KAI terus melakukan pemantauan intensif terhadap jalur rel, sarana, dan prasarana untuk memastikan keselamatan serta kenyamanan perjalanan pelanggan tetap terjaga.
Meski dalam kondisi hujan, KAI juga mengimbau pelanggan untuk mengatur waktu perjalanan menuju stasiun dengan lebih cermat dan datang lebih awal guna menghindari keterlambatan.
“Dengan perencanaan waktu yang baik, pelanggan dapat tiba di stasiun lebih tenang dan perjalanan menggunakan kereta api tetap berlangsung aman dan nyaman,” jelas Franoto.
Baca juga:
KAI Catat Lonjakan Wisatawan Mancanegara, Kereta Jadi Andalan Turis Asing
Demi mengurai potensi kepadatan antrean, khususnya di area boarding gate, KAI Daop 1 Jakarta mendorong pelanggan untuk memanfaatkan layanan face recognition boarding gate.
Teknologi ini memungkinkan proses boarding dilakukan dengan lebih cepat dan praktis tanpa perlu menunjukkan tiket fisik maupun identitas secara manual.
Penggunaan face recognition sangat kami sarankan, terutama saat kondisi hujan.
"Selain mempercepat proses boarding, layanan ini juga membantu mengurangi antrean sehingga pelanggan tidak perlu berlama-lama menunggu di area stasiun,” tambah Franoto. (knu)




