Pada akhir Desember 2025, banyak relawan kesehatan terbang ke Aceh lewat Malaysia karena harga tiket yang mahal.
IDXChannel—Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan penerbangan relawan kesehatan dari Jakarta ke Aceh sudah kembali normal. Sebelumnya, banyak relawan yang memilih terbang ke Aceh via Malaysia demi tiket yang lebih murah.
Dalam jumpa pers daring, Budi turut membeberkan hambatan yang sempat ditemui para relawan tersebut. Kondisi itu dipicu karena lonjakan penumpang pesawat dari Jakarta-Medan pada momen liburan Natal dan Tahun Baru 2026.
“Pas dekat akhir tahun, khusus yang ke Medan, kalau untuk yang Bener Meriah, Langkat, Aceh Tamiang itu masuknya dari Medan lebih dekat dan mudah dari pada Banda Aceh,” kata Budi Gunadi Sadikin, Senin (12/1/2026).
Sehingga relawan yang datang ke Medan, bertepatan dengan libur akhir tahun. Pada masa itu jumlah penumpang sedang tinggi, dan harga tiket pesawat umumnya memang naik saat momen libur akhir tahun.
“Liburan akhir tahun itu lagi banyak-banyaknya juga orang liburan tahun baru, kemudian pemerintah juga memberikan diskon harga tiket sehingga pada masuk ke sana semua,” sambungnya.
Peningkatan wisatawan, kata Budi Gunadi, membuat para relawan memilih langkah alternatif. Sebab, mereka kehabisan tiket dengan diskon akhir tahun yang diberikan pemerintah.
“Enggak kebagian untuk para relawan yang ada hanya tiket kelas bisnis yang mahal-mahal. Itulah yang menyebabkan (perubahan rute) jadi karena banyaknya orang yang masuk ke Medan pada saat nataru,” lanjutnya.
“Tapi sekarang kondisinya sudah normal dan sekarang teman-teman bisa langsung terbang ke Medan dan menjadi relawan di sana, kalau ke Aceh sih enggak terlalu bermasalah,” jelasnya.
Saat ini, Budi memastikan penerbangan relawan kehehatan dari Jakarta-Medan untuk mengakses lokasi bencana sudah kembali normal tanpa harus transit ke Malaysia.
(Nadya Kurnia)





