Jakarta (ANTARA) - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan partainya bersama Presiden Prabowo Subianto harus menjadi bagian dari solusi dan kemajuan atas segala yang dihadapi bangsa Indonesia.
“Demokrat bersama Presiden Prabowo harus menjadi bagian dari solusi, bagian dari progres. Sudah banyak masalah yang dihadapi bangsa ini, jangan ditambah lagi oleh kita semua,” katanya saat perayaan Natal nasional Partai Demokrat di Jakarta, Senin.
Sebagai salah satu elemen bangsa, SBY menyebut wajib hukumnya bagi Partai Demokrat untuk mengabdi kepada negara, sebagaimana tekad yang dicanangkan sejak partai itu berdiri 25 tahun yang lalu.
Ia mengaku menggagas berdirinya Partai Demokrat dengan jati diri yang jelas, yakni meneguhkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Negara yang kita bangun adalah negara yang aman dan damai, negara yang adil, negara yang sejahtera, demokrasinya hidup, lingkungannya terjaga dengan baik,” ucap dia.
Dia mengatakan Indonesia memiliki cita-cita besar, yakni menjadi negara maju dan bangsa yang semakin teguh. Namun, SBY mengingatkan tantangan untuk mencapai cita-cita itu tidaklah ringan sehingga diperlukan kebersamaan dan kepemimpinan yang efektif.
“Seberat apa pun, selalu ada solusi. Demokrat harus yakin bahwa kita dengan kebersamaan, dengan visi bersama, dengan kepemimpinan yang efektif bisa membangun hari esok yang lebih baik,” ucapnya.
Presiden keenam Republik Indonesia itu lebih lanjut mengimbau kader Partai Demokrat untuk bekerja sekuat tenaga.
“Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu dalam arti berupaya, kemudian insyaallah kita akan bahagia di akhirnya nanti. Percayalah, kalau ada kemauan, ada jalan,” kata SBY.
Baca juga: SBY: Negara bertanggung jawab pastikan bangsa Indonesia tetap rukun
Baca juga: Bamsoet: Prabowo bawa RI capai swasembada beras seperti Soeharto-SBY
Baca juga: Demokrat ingatkan etika medsos usai SBY dituding dalang ijazah Jokowi
“Demokrat bersama Presiden Prabowo harus menjadi bagian dari solusi, bagian dari progres. Sudah banyak masalah yang dihadapi bangsa ini, jangan ditambah lagi oleh kita semua,” katanya saat perayaan Natal nasional Partai Demokrat di Jakarta, Senin.
Sebagai salah satu elemen bangsa, SBY menyebut wajib hukumnya bagi Partai Demokrat untuk mengabdi kepada negara, sebagaimana tekad yang dicanangkan sejak partai itu berdiri 25 tahun yang lalu.
Ia mengaku menggagas berdirinya Partai Demokrat dengan jati diri yang jelas, yakni meneguhkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Negara yang kita bangun adalah negara yang aman dan damai, negara yang adil, negara yang sejahtera, demokrasinya hidup, lingkungannya terjaga dengan baik,” ucap dia.
Dia mengatakan Indonesia memiliki cita-cita besar, yakni menjadi negara maju dan bangsa yang semakin teguh. Namun, SBY mengingatkan tantangan untuk mencapai cita-cita itu tidaklah ringan sehingga diperlukan kebersamaan dan kepemimpinan yang efektif.
“Seberat apa pun, selalu ada solusi. Demokrat harus yakin bahwa kita dengan kebersamaan, dengan visi bersama, dengan kepemimpinan yang efektif bisa membangun hari esok yang lebih baik,” ucapnya.
Presiden keenam Republik Indonesia itu lebih lanjut mengimbau kader Partai Demokrat untuk bekerja sekuat tenaga.
“Berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu dalam arti berupaya, kemudian insyaallah kita akan bahagia di akhirnya nanti. Percayalah, kalau ada kemauan, ada jalan,” kata SBY.
Baca juga: SBY: Negara bertanggung jawab pastikan bangsa Indonesia tetap rukun
Baca juga: Bamsoet: Prabowo bawa RI capai swasembada beras seperti Soeharto-SBY
Baca juga: Demokrat ingatkan etika medsos usai SBY dituding dalang ijazah Jokowi





