Sering Terjadi namun Kerap Diabaikan, Apakah Pembengkakan pada Area Intim Pria Berbahaya?

viva.co.id
16 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Membahas area intim masih dianggap tabu di masyarakat. Bahkan, orang yang terlalu peduli pada kesehatan area intim kerap mendapat anggapan negatif. Padahal, dengan lebih peka dan memperhatikan kondisi area intim, kita bisa mencegah munculnya masalah kesehatan yang lebih serius.

Salah satu masalah pada area intim pria yang sering dirasakan dan jarang diperhatikan adalah pembengkakan di salah satu buah zakar atau dalam bahasa medisnya disebut varikokel. Lantas apa itu dan bahayakah?

Baca Juga :
Sering Terjadi pada Pria tapi Jarang Dibahas, Apa Sebenarnya Blue Balls?
Ukuran Organ Intim Terasa Mengecil? Ini 4 Penyebab Medis yang Jarang Disadari Pria

Melansir laman Mens Health, Selasa 13 Januari 2026, varikokel adalah pembesaran atau pelebaran pembuluh darah vena secara tidak normal di dalam skrotum. Sederhananya, kondisi ini mirip seperti varises, tetapi terjadi pada testis. Sekitar 10 hingga 15 persen pria mengalami varikokel, menurut perkiraan Ketua Departemen Urologi di Cleveland Clinic Florida, Dr. Lawrence Hakim.

Varikokel biasanya berkembang pada masa pertumbuhan pesat, misalnya saat pubertas. Kondisi ini diduga terjadi akibat gangguan pada katup pembuluh darah, sehingga darah tidak mengalir dengan baik dan akhirnya menumpuk di vena.

Sering kali varikokel baru terdeteksi di usia lebih dewasa, ketika ukurannya sudah cukup besar hingga menimbulkan rasa tidak nyaman atau masalah kesuburan.

Berbahayakah Varikokel?

Jawabannya bisa jadi berbahaya. Penumpukan darah di area skrotum bisa berdampak buruk karena menyebabkan suhu testis meningkat. Dalam kondisi normal, testis berada beberapa derajat lebih dingin dibandingkan suhu tubuh, berkat sistem pembuluh darah yang berfungsi mengalirkan darah keluar dari testis, jelas Dr. Hakim.

Namun, ketika vena melebar dan darah menumpuk, suhu di skrotum bisa naik satu hingga dua derajat. Sekilas terdengar sepele, tapi ini kabar buruk bagi produksi sperma.

Sebuah studi di Italia menemukan bahwa pria dengan varikokel memiliki jumlah sperma 41 persen lebih rendah dibandingkan pria tanpa kondisi tersebut. Selain itu, pergerakan sperma juga cenderung lebih lambat, sehingga peluang terjadinya kehamilan menjadi lebih kecil.

Gejala Varikokel

Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah Anda mengalami varikokel? Menuru ahli urologi asal California, Dr. Paul Turek,  varikokel dibagi menjadi tiga tingkat keparahan, masing-masing dengan ciri berbeda.

Baca Juga :
Bolehkan Melihat Organ Intim Pasangan Saat Berhubungan? Begini Jawaban Ustaz Khalid Basalamah
Jarang Banyak yang Tau, Begini Cara Atasi Organ Intim Pria yang Menyusut
Kenapa Organ Intim Pria 'Menciut' Saat Musim Hujan Seperti Saat Ini? Berbahayakah?

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Punya Kualitas Layaknya Calvin Verdonk, Alasan Bek PSM Victor Luiz Jadi Buruan Tim Besar: Dari Persebaya Surabaya, Arema, hingga Persija Jakarta
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Menhan Sjafrie Kunjungi Masjid Soeharto di Sarajevo, Simbol Solidaritas Indonesia untuk Bosnia
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Kemenag Buka Penerimaan Murid Baru Madrasah 2026/2027, Bisa Daftar Online
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Cuaca Buruk di Labuan Bajo, Kapal Wisata Berhenti Beroperasi
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Korban Kelas Kripto Timothy Ronald Diperiksa Polda Metro, Ngaku Rugi Rp3 Miliar!
• 4 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.