MerahPutih.com - Real Madrid memutuskan untuk memecat Xabi Alonso dari kursi pelatih. Keputusan dibuat setelah Madrid kalah 2-3 dari Barcelona dalam final Piala Super Spanyol di Jeddah, Arab Saudi, Senin (12/1).
Selain itu, bersama Xabi Alonso, Real Madrid terpaut empat poin dari Barcelona, yang memuncaki klasemen Liga Spanyol La Liga.
"Real Madrid mengumumkan bahwa Xabi Alonso tidak lagi menjadi pelatih tim utama. Keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama antara pihak klub dan sang pelatih," tulis Madrid dalam laman resmi.
"Klub menegaskan bahwa Alonso akan selalu mendapat tempat istimewa di hati para Madridista, mengingat statusnya sebagai legenda Los Blancos yang senantiasa merepresentasikan nilai-nilai klub. Real Madrid akan selalu menjadi rumah baginya."
Baca juga:
Piala Super Spanyol: Barcelona Juara Setelah Kalahkan Real Madrid 3-2 di Final
Real Madrid memakai jasa Xabi Alonso sejak 1 Juni 2025. Itu setelah Xabi Alonso sukses menukangi Bayer Leverkusen, dengan gelar ganda domestik pada musim 2023/2024 dan membawa tim Jerman itu ke final Liga Europa.
Madrid menyebut perpisahan dengan Xabi Alonso terjadi atas kesepakatan bersama.
Real Madrid kemudian menunjuk Alvaro Arbeloa .
Arbeloa sebelumnya menjabat pelatih Real Madrid Castilla sejak Juni 2025 dan menghabiskan seluruh karier kepelatihannya di lingkungan akademi Real Madrid sejak 2020, termasuk menangani sejumlah tim usia muda sebelum dipercaya memimpin tim Castilla.
Seperti Alonso, Arbeloa adalah mantan pemain Madrid yang membela raksasa Spanyol itu pada periode 2009–2016 untuk turut mempersembahkan delapan gelar juara, termasuk dua Liga Champions dan satu gelar Liga Spanyol.
Bersama timnas Spanyol, Arbeloa juga menjadi bagian dari generasi emas yang menjuarai Piala Dunia 2010, serta Piala Eropa 2008 dan 2012.



/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fimages%2F2025%2F12%2F09%2Ff7ce1b976ef2925f92f559f4eea2b381-20251201TOK23.jpg)

