Kementerian PU Normalisasi Sungai Krueng Tiro Pascabencana, Sejumlah Alat Berat Dikerahkan

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

ACEH, DISWAY.ID -- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I terus melakukan penanganan tanggap darurat di Sungai Krueng Tiro, Kabupaten Pidie, pascabanjir bandang yang melanda wilayah tersebut.

Upaya yang dilakukan meliputi normalisasi alur sungai serta perkuatan tebing sepanjang kurang lebih 1.666 meter.

Langkah ini bertujuan untuk mengembalikan kapasitas sungai, sekaligus meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

BACA JUGA:5 Jurusan Teknik yang Gampang Dapat Kerja Setelah Lulus, Persiapan SNPMB 2026

BACA JUGA:Berkat Aplikasi Jemput Sekolah Pakai GPS, Siswa Mentari Intercultural School Jakarta Berjaya di IPITEx Bangkok 2026

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, Kementerian PU terus bergerak cepat melakukan penanganan pascabencana, termasuk upaya normalisasi sungai untuk mengurangi risiko bencana berulang.

"Harapan kami agar alur sungai kembali aman dan mampu menampung debit air saat hujan lebat. Tentu prioritas utama adalah keselamatan masyarakat," kata Menteri Dody, Senin, 12 Januari 2026.

Pada lokasi Krueng Tiro, satu unit excavator bucket telah bekerja dan akan ditambah 2 unit excavator dikerahkan untuk menangani sedimentasi dan kerusakan tebing hingga muara sungai. 

Penanganan itu, kata Dody, merupakan bagian dari paket pekerjaan tanggap darurat sungai di Kabupaten Pidie yang mencakup Sungai Krueng Baro dan Krueng Tiro dengan total panjang penanganan sepanjang 3.096 meter.

Bagi masyarakat, penanganan Sungai Krueng Tiro pascabanjir bukan sekadar pekerjaan teknis. 

BACA JUGA:Profil Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid, Viral Beredar Surat Sumpah dan Bantahan Kasus Korupsi

BACA JUGA:Usut Kasus Suap Pajak, KPK Geledah Kantor KPP Madya Jakarta Utara

Krueng Tiro adalah nadi kehidupan--sumber air, penyangga lahan pertanian, sekaligus pelindung kampung dari ancaman banjir berulang.

Kepala Desa Tiba Masjid Haryadi mengatakan kehadiran pemerintah memberikan rasa tenang bagi warga.

"Alhamduliillah sudah ada pekerjaan, Sebelumnya kami khawatir setiap hujan turun air kembali meluap," ucapnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dari Protagonis ke Antagonis: Supriadi jadi Tokoh Utama ketika Persik Dibungkam Arema FC
• 19 jam lalubola.com
thumb
Bapanas Siapkan Strategi 2026 untuk Stabilitas Harga Pangan
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Angin Kencang dan Cuaca Ekstrem Akibatkan Sejumlah Rumah Rusak di Lombok Timur
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Duel Perebutan Gelar Juara Gilberto Ramirez vs Robin Safar di Kelas Penjelajah Batal
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Survei Litbang Kompas: 77,3% Masyarakat Ingin Pilkada Dipilih Langsung
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.